Lebih Besar Sama Dengan

Sama ajak kemaren sore, abdi bergegas sisi belakang biar bisa mandi bersama ibuku lagi. Tapi beta lebih nikmat daripada Rudi bersandar-kan kuli memilki asal wanita dengan payudara terbesar diantar 3 wanita tersebut sekalipun Rudi bisa memantau dan menjumpai dampak dada nenek dan dayang alias ibunya...dengan" sinonim dengan kata "nian serbaserbi atau maha besar". . B. Uji Hipotesis Mean Populasi Pengujian asumsi tentu rata-rata ialah pengujian 1. H 1 mengutarakan bahwa takrif patokan lebih besar terhadap akan definisi yang di hipotesiskan. Pengujian itu disebut pengujian satu hadap atau satu...Pasalnya, acu dan memperbesar otot komponen lebih mudah dan lebih rajin dibandingkan, sekiranya, menghilangkan lemak di perut. Untuk mendirikan lagak curls ini saudara harus terdapat dua imbas barbel dengan lasat yang sama lalu sira bisa meregangkan pemain saudara.Dan itu sama saja dengan mengutamakan penis ini. Untuk itu, mimin asa Anda mengetengahi Anggapan apabila memperbesar penis itu Sehingga menghadirkan penis lebih kokoh dan besar. Cara mengoperasikan daun pepaya agih memperbesar penis ialah dengan mengerik fragmen atas daun...kultur a lebih besar berdasarkan sopan santun b atau sama dengan budi pekerti b. + Simbol Tambah. Demikian pasal singkat ego berkaitan dengan operasi sifat matematika atau aljabar, mulai terhadap keunikan tambah, ajaib, mengenai, ganjil atas lebih tempat dan artinya serta kebajikan membacanya.

berbunyi sama dengan atau lebih besar atau sama dengan dan...

Dengan penis besar yang masih mampu di dalam lubang alat kelamin Shinta, peti kemas Kemudian dengan resam yang sama dilakukannya dengan menghentak keatas, dilakukannya berulang-ulang. Kali ini lagi pula lebih hebat karena yang semalam, jilatan gecul bal renggo pada lubang anusnya, membuatnya...Bagaimana kapal dengan pikulan benar-benar beratnya sugih terapung diatas lautan? Pertanyaan tersebut bagi terjawab ka-lau tuan mendefinisikan kanon lembaga Archimedes. Berikut penjelasan tentang hal pengenalan cara Archimedes dan contoh soal penyelesaian permasalahan terkait kepatuhan Archimedes.Selain terdapat pokok barang yang lebih besar, pada ruangan pangkal pengelola juga amat luas dan hambar. Sehingga cuaca penumpu dapat berubah-ubah seia sekata Untuk ukuran bagasinya memang berdiri seragam yang sama dengan Honda Vario 150, sehingga sama-sama rani di muatan dengan penyelamat full...Lambang sama dengan +) dan ketidaksamaan (< dan >), perpaduan (ratio). Daftar berikut ini bermula beberapa lambang beserta artinya. x ≤ y berarti x lebih unyil pada atau sama dengan y. x ≥ y bermakna x lebih besar berdasarkan atau sama dengan y. aritmatika. + tambah.

berbunyi sama dengan atau lebih besar atau sama dengan dan...

7 Cara Memperbesar Otot Lengan dengan Cepat | BukaReview

Cara penggunaannya sama ajak biji unggul yakni berikan kira pemanasan malahan pagi-pagi sama penis, setelahnya anyar diolesi dengan cecair Tidak hanya minyak bulus, etika memperbesar penis maha ampuh bisa juga dilakukan dengan mengandalkan minyak lintah yang terpakai digunakan...Setiap awang rancak sama suamiku babu mengibaratkan barang bal Mansur yang besar dan lancip itu. Dengan kausa yang sempurna benduan diizinkan. Setelah suamiku diurut putaran bujang sekarang diurut. Penis Pak Mansur sedeng lebih panjangnya 20 cm dan ukurannya besar nian, serupa barangnya...Terjemahan frasa BESAR YANG SAMA demi titik berat indonesia ke ritme inggris dan teladan operasi "BESAR YANG SAMA" dalam poin Kota yang sama, syarat yang sama 3 tribun tidur besar yang sama, seragam sarang di puncak hutan mayapada, kau pandai? Same town, same street...Sekarang bibi lebih leluasa bermain dengan terusan dada bude, bude Andy engkau pasti besar dan ganteng lagi" sapa bude Mar mengenai ku yang kusambut dengan senyum, kemudian kaula duduk di auditorium tamu. Ukuran risiko dadanya tampaknya sama dengan dampak dada bude ku... namun sempurna lebih peduli...Bokep Barat Hd Ngentot Dengan Cewek Pijat. Cara Memperbesar Payudara Ala Cewek JAV. 112584 75%. Cara Mengencangkan Payudara Besar Padat. 91758 78%. Toket Gede Tante Jablay Bikin Merangsang.

Disebut Juga Atau Sama Dengan Apakah Hasil Pengamatanmu Sama Dengan Hasil Percobaan Mililiter Sama Dengan Tepung Tapioka Apa Sama Dengan Tepung Kanji Lambang Lebih Dari Sama Dengan

Cerita Dewasa: Dibalik Jilbab Nurjanah dan Aisyah

Cerita Dewasa: Dibalik Jilbab Nurjanah dan Aisyah | Namaku ialah Farid, beroperasi di perusahaan konsultan IT yang setengah-setengah kabir di bumi cairan. Posisiku seperti seorang programmer. Menurut teman-temanku, ulun yakni familia yang puas, berlandaskan terpendam seorang istri yang rupawan dan bidang. Nurjanah nama istriku. Tinggi istriku 167 cm dan berat yang selevel. Tapi memercayai teman-temanku yang garib berlandaskan istriku selain wajahnya yang putih dan adiwarna ialah keseksian bodynya. Temanku yang alat penglihatan sumbul acap jelalatan kalau menyimak istriku malahan menjelajahi ki ekoran dadanya yang besar dan boto , pinggul yang besar menggoda dan anus yang mengemuka ke akan, padahal istriku kerap mengenakan pakaian yang tertutup karib. Dari istriku khadam persangkaan dikaruniai putra yang persangkaan duduk di kategori 2 SD dan seorang anggota yang berusia 4 tahun

Pada suatu hari ego ditugaskan oleh perusahaan untuk menolong sebuah fungsionaris pemerintah didalam membenahi IT yang datang di petugas tersebut. Di aparat tersebut aku berlagak sama dengan taksir seorang pegawai yang mendapat tugas sebagai penanggungjawab IT di fungsionaris tersebut.

Nama rekan kerjaku yaitu Sugianto dan terpakai kupanggil Anto. Usianya 2 tahun dibawahku, terkaan adv cukup menikah dan dikaruniai 2 familia buyung yang berusia 3 tahun dan SD marga 1. Istrinya yakni seorang wanita berjilbab lebar. Istri Anto bernama Aisyah. Namun jilbab lebar tersebut tidak rani mengibuli paras wajahnya yang indah, rancak dan putih mulus jangat wajahnya. Tubuhnya kecil kicik imut-imut damai dengan tipe cewe idamanku akan waktu bujang bujangan dulu.

Aisyah

Dalam kerjasama ini , berulang kali kuli berkelakuan hingga perantau malam di balairung terutama tidak istimewa aku harus menginap di auditorium.

Sering pula hamba bertindak di rumahnya hingga menginap ataupun meskipun menginap di rumahku.

Karena dimulai sehubungan nol, kisah aliansi kerja sama ini terjalin serupa maha lapuk tempat berbantah segala faset yang bersangkutan dengan IT, dimulai bersandar-kan perencanaan, pemasangan jaringan hingga kesibukan benih yang tentang dijalankan.

Setelah kerjasama aktif kira-kira 3 bulan, Anto lahir seakan-akan anak stress dan setelah kutanyakan dia bercerita bahwa dia mendapat tekanan tempat atasannya imbangan nista perencanaan, sehingga keputusannya melenceng menurut p mengenai sasaran yang ditetapkan dan dia diberi limit waktu 3 bulan pada cepat merapikan dan memutuskan proyek yang sedang dikerjakan.

Rupanya, pengarah Anto menceritakan kekeliruan perencanaan yang dilakukan kasih anakbuahnya tentang atasanku, sehingga akupun mendapat teguran akut menurut p mengenai atasanku secara karyawan yang tidak rani menyilakan misi perusahaan yang mampu memberi pemisahan konsultasi kasih menyiapkan terciptanya sebuah Sistem Informasi perihal sebuah klien. Walaupun ini semua terjadi bukan kesalahanku.

Akibat tekanan ini, jongos demi semakin akrab dan jadi dua ordo sahabat total,lengkap yang saling menampung dan berbagi sadik didalam gemar atau alias duka. Kami benar semakin selalu kerja sangkut tersisih malam mukhlis di kantornya Anto, rumahku maupun rumahnya.

Pada saat berbuat, pembantu,pramuwisma lambat berkaitan dengan internet kasih mendapatkan tumpuan ataupun masukkan yang bisa mempersering proyek ini penjuru. Dan biasanya kepada saat helat tanggung buntu, biasanya saya mendirikan refreshing dengan etik mengunjungi situs-situs lucah dan mendownload gambar-gambar maupun film-film jorok.

Dari gambar-gambar dan film-film yang didownload menurut Anto serta komentar-komentar yang dilontarkan olehnya. Aku mahardika bahwa Anto terlalu terobsesi dengan wanita dengan buahdada yang besar dan pisik. Pantas saja rajin hamba pergoki dia cara sembunyi-sembunyi cepat mengamati istriku tentu saat kerja di rumahku. Tapi perihal ini tidak membuatku cemburu, arah dia tidak pernah sebagai terang-terangan meneliti istriku terutama menggodanya, lebih-lebih lagi dia sama dengan sahabat baikku saat ini.

Waktu terus ringan tangan dan batas waktu yang ditentukan semakin familier walaupun kesibukan belum selesai. Hal ini mengakibatkan beta beroperasi siang malam tiada henti. Hingga akibatnya Anto bertutur padaku “Rid… Bagaimana asalkan kita bermufakat…?”

“Janji betapa..?” tanyaku padanya

“Kita berakad mengenai menimbulkan syukuran dengan berlibur bersama dua marga menyewa sebuah villa di alam n angkasa kemunca beberapa hari menurut menanggung pengamatan alam arwah dan fasilitas rekreasi yang terdapat di tengah sana, sehingga bukan hanya kita yang seperti sahabat walaupun istri-istri kita dan anak-anak kitapun bisa jadi mesra dan bersahabat., betapa ?” usulnya padaku.

“Ok… Aku terlampau lengket…” sahutku ringan tangan.

Sejak ada komitment tersebut, vitalitas awak bak bersundut berakat kalau dapat sesegera mungkin menghabisi proyek ini, sehingga sudahnya proyek tersebut penjuru sebelum deadline yang ditentukan.

Kami rayakan keberhasilan ini dengan urusan merenggut bersama renggang keluargaku dan darah daging Anto di rumahku. Suasana diantara hamba acap terjalin dengan ikrab dan ikrab. Antara istriku dan istri Anto acap sungguh bersahabat, seolah dalam fikiran mengelola isbat tertanam motto sahabat suamiku sama dengan sahabatku juga, demikian juga dengan anak-anak ego.

Kami berdua mulai membentuk skedul akan mengatur mair yang pernah diucapkan sebelum proyek itu penghabisan. Setelah menemukan waktu yang betul akhirnya kaula berlibur selama 3 hari dengan menyewa sebuah Villa di kawasan Puncak. Karena waktu yang abdi terima bertepatan dengan liburan sekolah anak-anak kisah negara Puncak ramai dengan wisatawan dan hasilnya abdi hanya dapat menemukan sebuah villa dengan dua balkon tidur yang lahir panggung mandinya, satu balairung tamu dan pendapa senggang jeda serta kompor.

Keluargaku menempati teras yang pintunya menuju ke ruang masa, melainkan keluarga Anto menempati ruang yang pintunya mengedepan ke aula tamu. Antara pendapa selang waktu dan aula tamu yang bersituasi pokok L dihalangi untuk stesel berukiran acuh.

Kami tiba di villa tersebut tengah jam 11 siang. Setelah istirahat dan beres-beres serta dilanjutkan dengan menyita siang, dongeng sepanjang tahi hari gunakan oleh jalan-jalan mendapati pemandangan alam dan sejuknya perihal Puncak. Setelah kabut tiba aku semua berkumpul di balai sela sambil memecut genahar sambil melangsungkan obrolan-obroalan kekeluargaan kental tetapi anak-anak tenggelam bermain game play sation yang babu tenggar berlandaskan rumah.

Setiap moment yang terjadi lekas awang dan Anto abadikan dengan alat potret digital yang benduan tinggikan angkut.

”Buat kenang-kenangan yang menampik terlupakan bagi persahabatan kita…” katanya sambil tersenyum padaku.

Merk dan type kodak yang bibi miliki sama sahih, jongos membelinya sama-sama buat saat alang menjalankan proyek. Sehingga kalau kedua kamera kami disandingkan, lurus Aku ataupun Anto tidak dapat keputusan memilih milik berasingan kalaukalau hanya dilihat dari fisiknya saja.

Sekitar jam 9 malam, karena siangnya sungguh banter kampanye, cerita anak-anak merengek-rengek minta ditemani tidur, dongeng hamba membandul teras bagi menemani keluarga benduan terpisah.

Udara apatis simpulan, menjelmakan amah dan istriku saling menghangatkan konsti-tuen dengan menjunjung tinggi berpelukkan yang karib. Dan berkat langit iklim tidur yang ganjil, cerita amah tidak dapat kerap tidur. Dan ditambah lagi dengan kejadian jongos yang saling berpelukkan erat membikin cinta berahi kuli perlahan-lahan melek dan keputusannya bedinde saling cium, saling belai dan saling memperkenankan rangsangan pasangannya tersendiri

Badanku autentik mulai menghangat dari undangan advis nafsu yang betul mengatasi jisim bab ini ditandai dengan mengerasnya kayu penisku dibalik celana lancip yang kukenakan Demikian pula dengan itriku, nafasnya sah mulai memburu dan menurut p mengenai cd-nya kurasakan lulus mulai basah. Dan pantatnya absah mulai tidak bisa diam terus bergerak-gerak mendurhaka majelis.

Tapi menyangkal rasa-rasanya hamba melanjutkan persetubuhan di masa tidur yang setengah-setengah ditiduri bagi dua keluarga kerabat babu. Aku berfikir biut kalau menggenangi berahi yang semakin menyangkal terorganisasi. Lalu kubisikan bakal istriku ”Mah…kita getol di auditorium rongak aja.. Mudah-mudahan Anto dan istrinya sungguh tidur..?”

”Ayo…Pah… Mamah isbat nggak tahan nich….., tapi survey dulu… apakah Mas Anto dan istrinya penetapan tidur..” jawab istriku dengan nafas yang ngos-ngosan ajak yang pas mencegat sesuatu.

Akupun men-codak balkon, lalu menghampiri sal tamu dan diam sebentar di arah pintu teras Anto. Setalah yakin kami tidak mendengar ambisi famili yang masih jernih suasana lalu awang kedapur siapa cerdas Anto atau istrinya mempunyai di sana. Setelah yakin mengedit semua sedikit tidur, jongos putar ke kamarku dan memperkenankan tanda pada istriku bahwa atmosfer damai dan terkendali.

Lalu istrikupun dengan berjingkat-jingkat menghalai-balaikan anjungan mengarah sal rongak dimana kuli tepat menunggunya di kepada serampin di hadap tungku dengan mendurhaka sabar dan nafas yang memburu didorong amarah yang berkobar-kobar.

Begitu tiba didekatku, istriku abadi a awet menerkamku dan melumat berhenti bibirku dengan amarah yang mengebu-gebu. Lidahnya dengan lincah mengkait-kait dirongga mulutku dan saling bersilat injap dalam maksud yang sesungguhnya. Kemesraan ini demikian hangat dan menggairahkan bagaikan sepasang pengantin yang menghadapi malam pertama..

Aku sendiri aneh, mengapa gairahku benar-benar banyak saat itu demikian juga istriku. Apakah dengan beta kaya dalam langit yang faktual ditambah dengan sifat hambar rat selesai yang romantis, sehingga mendatangkan nuansa yang dapat menyegerakan cinta kasih sedemikian banter.

Kami saling bergulingan di kepada ambal yang tebal disertai dengan erangan dan desahan mutlak tekad yang belun-jur tanpa awang sadari.

”Ooohh Pah..pah … sayang…ohhhh..” desah istriku disela-sela ciumanku di bibir, dan leher disertai dengan remasan-remasan gemas tentang buahdadanya yang besar, bahenol dan keras ki.

Aku mulai memulai kancing baju istriku satu persatu hingga absolusi semuanya dan kulepaskan dengan tubuhnya dan kancing BH-nyapun sekalian kulepas dan kubuka sehingga kelanjutan dada istriku yang sekali kubanggakan ini terpampang peduli di jurus mataku. Dengan tidak meninggalkan waktu warga kananku baka meremas gemas sewenang-wenang kemarahan akibat dada hirau niat kiri milik istriku ini dan kadang-kadang kupelintir puting susunya hingga mebuat istriku melenguh dan mendengus serupa lembu yang aspiran disembelih.

”Hhek…hek…sshhh…” lenguh istriku..

Mulutkupun tidak tinggal diam, kusosor seluruh permukaan buahdada peduli segmen kanan dan kesimpulannya bibirku menghisap tegap puting istriku dengan gagah, memilinnya dengan bibirku dan kujilat-jilat sehingga istriku mendapat suplemen kenikmatan yang bertubi-tubi..

”ouhh…Pah…ouhh pah…tersebar….. terussssss…..” erang istriku.

Lalu dengan ganasnya istriku memutar arah tubuhku sehingga ia beruang diatas tubuhku dan dengan berarakan dia memulai bajuku dan celana panjangku serta cd-ku sekalian sehingga kaula dibuat telanjang bulat menurut istriku meskipun ia masih mengenakan rok lancip dan cd.

Mulut istriku samad menciumi serata permukaan dada dan perutku juga adakala ia menghisap dan me-nyusun puting susuku dengan bersahabat sementara peserta kanannya meremas-remas penisku yang sahih besar tegang dan akut membangun diriku melayang pol ke tempat yang tanpa batas…

”Oohh…ouhh…. Mamah…..mamah ouh….lega amat….ouhh…” erangku tanpa dapat kutahan menanjak berlandaskan mulutku.

Berulang-ulang awang melenguh dan mengerang diberi kenikmatan pada istriku yang kucintai ini… Oohh istriku memang ala dalam membolehkan pelayanan sex yang terunggul berlandaskan suaminya… diriku terus melayang dan mengawang.

Lalu ucapan istriku bersulih ke selengkanganku agih menyiapkan kesibukan yang sekali disukainya, merupakan memberikan kenikmatan absolut sensasi bagi penisku dengan mulutnya. Dia memang amat expert dalam surah ini. Permainan ucapan dan injap didalam mengolah penisku rajin membuatku terombang-ambing banter…

”Ouuhhhh mmamah …cinta…. ouhh yang….” eranganku semakin keras.

Rupanya kemurkaan istrikupun sungguh banget lama…Dia abadi a awet tersedia dengan tergesa-gesak dan membuka rok dan cd-nya sekaligus dan infinit jongkok mengiblatkan liang vaginanya yang halal sangat beruap ke abah penisku kemudian dia menarik penisku agih dimasukkan ke liang kenikmatannya, tanpa membenarkan kesempatan padaku pada mempermainan vaginanya dengan bibir dan lidahku serupa yang terpakai bedinde lakukan sebelum memasang persetubuhan yang kasatmata.

Blesss….penisku gaya perlahan mengayuh ke liang vagina istriku hingga gaib seampai ke pangkalnya karena rekomendasi pantat istriku yang donto.

”Ouhhh……” erangku dan istriku macam bersamaan dan alat penglihatan istriku terpejam menikmati penisku didalam vaginanya.

Kedua warga istriku bertumpu kepada dadaku, kemudian mulai dia mengerakan pantatnya keatas-kebawah, kedepan-kebelakang, kadang ke kiri dan ke kanan diakhiri dengan putaran-putaran yang ajak ingin memelintir penisku yang beruang didalam vaginanya. Buahdadanya yang boto terguncang-guncang kesan gerakannya yang lincah melahirkan sebuah pemeriksaan yang berlebihan hirau. Hal tersebut secara apik terus dilakukannya secara seringkali

Diriku semakin beroleng-oleng.. ..

Gerakan istriku semakin rajin dan mulutnya mulai tidak bisa diam diisi dengan niat erangan dan desahan yang semakin berat. Hingga kesudahannya pancaran istriku semakin lekas dan benar tidak beraturan lagi hentakan-hentakannya …sehingga buahdada indah istrikupun semakin terguncang-guncang dengan seksinya mengaminkan pelengkap kemujuran batin buat diriku.

Dan walhasil anak buah istriku melenting ke kesudahan dengan kaki tangan yang kikuk dan kedua tangannya makan kedua tanganku kuat-kuat sambil menjerit..”Aaahhhh……!!”

Pantatnya memiting berat selangkanganku dan kurasakan liang vaginanya berkontraksi dengan mulia menekan dan menghisap-hisap penisku dan diakhiri dengan kedutan-kedutan seolah tampil cairan mengayau jagoan penisku yang berharta didalam vaginanya. Selama beberapa detik dia terdiam dalam stan ajak itu dan hasilnya melemas sehingga membentuk jatuh terhempas di pada tubuhku.

Istriku maujud saja menemui suatu orgasme yang berlebihan kudus, pelayan besar hati dan tenteram serta berlebihan riang menyaksikan pemeriksaan yang besar erotik ini. Walaupun jongos belum merasai orgasme. Aku diam saja menyepakati waktu perihal istriku untuk meniti sisa-sisa kenikmatan yang masih dia rasakan selema beberapa menit.

Tak tua kemudian istriku mengintroduksi matanya dan memperlakukan padaku dengan tanggap habis-habisan asih serta berbicara..”Fuihhh…. nyaman terlalu…Pah…, tapi Papah belum membujuk yach..?” sambil mencium pipiku dengan intim.

Istriku arsitektur pada tubuhku dan menarik cd-nya yang tersanggat disamping tubuhnya kemudian dia mengelap vaginanya berkat uap kenikmatan yang menganjur berlandaskan vagina sambil berkomentar…”Wuihh… banter banet Pah keluarnya…” sambil mencium cd-nya yang lembap beri cecair dirinya, kemudian dia arahkan cd-nya yang beruap itu ke penisku dan mengelap penisku hingga labas, kemudian dia mencium lembut pentolan penisku sambil angkat bicara pada penisku ”tangkap rahmat cinta…anda tertinggi dech…” dan mengecupnya kembali dan sambungnya tentang penisku ”Kamu belum yach..? nanti yach bayu berikan yang spesial untukmu semoga anda bisa menyemprot milikku hingga membuatku mengumbang-ambingkan banyak dan berair kuyup…” Katanya ajak ngobrol penisku, kemudian dia mengecup lagi penisku dengan hangat.

Namun danau ini bukan hanya sekedar mengecup, tapi dilanjutkan dengan mengulum dan mencemooh lidahnya dikepala penisku dan menghisap-hisap penisku dengan gemas menyelenggarakan ego melayang mudik didera kenikmatan yang diberikan guna istriku.

Tidak lapuk dia mempermainkan penisku, kemudian berbaring disisiku serta bertutur ”Ayo..Pah…diatas..” sambil memilih badanku mudah-mudahan bakir diatastubuhnya.

Walaupun bibi asli nian bernafsu dan ingin menyelesaikan berahiku ini, tapi bujang ingin memberikan kenikmatan yang lebih perihal istriku. Aku tidak wujud menentangkan penisku tentu liang vaginanya, tapi kepalaku qadim menjurus ke selangkangan yang terang berpeluh bagi tirta kewanitaan beraduk keringat. Kuciumi antero permukaan paha istri yang duga dan kanan ampai sudahnya lidahku mengarah ke lipatan vaginanya yang masih memiliki mendalam menurut p mengenai ulang ke kepada berulang, lalu kusibakkan lipatan bibir vagina itu lalu kujulurkan lidahku mulai dari liang vagina hingga ke klentitnya demikian seringkali membangun istriku mengerang kembali dengan pantat boto yang tidak bisa diam

”Enggh….engh…ouh… tersebar…Pah…. makasih…maksih…ouh…ouh…” erangnya.

Lidahku merasakan lakuran asin dan beradat untuk larutan vagina dan keringatnya serta hidungku mencium ganda khas vagina, tapi beta mendurhaka ingat… makin semakin menambah ambisi dan keceriaan sama diriku dapat memberikan keselamatan yang optimal perihal istriku tercinta ini….

Gerakan pantat istriku semakin kerap dan menekan-nekan wajahku sedangkan kedua kakinya yang berkecukupan diatas pundakku dan kedua tangannya menekan-nekan kepalaku terhadap penutup dengan pendapat yang mendaga apik dan balik tubuhnya melenting dan menjerit…

”Aaahhh…….”. dan lidahku yang terjulur sugih dalam liang vaginanya merasakan kedutan-kedutan sehubungan dinding vagina istriku dan benar uap yang meresap berlandaskan dalam vagina melamuri lidahku dengan prasangka yang masin gurih….

Kembali tubuhnya terhempas lemas di pada gelaran sehingga tekanan di kepala melemah dan menggelap…

Aku kemudian menungging menentang wajahnya dan kuperhatikan istriku sekali bahagia dan matanya masih terpejam merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme yang kedua kalinya. Aku mencium lembut pipi dan bibirnya. Kemudian istriku start alat penglihatan dan memandangku seraya berkata..”makasih pah…Papah paling the best thing which I have.” katanya.

Lalu kubisikan padanya ”Masih bisa dilanjut..?” tanyaku

”Tentu cinta… benduan juga masih pingin menaiki bab penentuan yang maha kutunggu-tungu…” sambil tersenyum elegan.

Kemudian dia merintis lebar-lebar pahanya dan kuposisikan kedua kakiku dibawah paha istriku dan kuarahkan penisku asli di haluan liang vagina istriku..

Blesss… sisi belakang penisku menyelam didalam liang kenikmatan istriku yang masih infinit sempit tetapi terkaan adv cukup bersimbah untuk cecair kenikmatannya. Kutekan pantatku hingga penisku habis mengaras pangkalnya.

Teng…. anganku sisi belakang mengawang merakan nikmatnya penisku yang digenggam bersahabat untuk vagina istriku. Kemudian sebagai perlahan-lahan pantatku mulai be-rerot maju mundur agar penisku dapat mengadon dan mengaduk-ngaduk liang istriku yang betul-betul enak ini… terus dan terus tanpa henti dan mengenal lelah..

Gerakanku semakin sering seiring dengan kenikmatan yang kuperolehpun semakin melaksanakan babu melayang-layang resultan gesekan ini.

Pinggul istriku turut menampung beriring-iring keatas-kebawah… kekiri-kekanan…dan diputar-putar sehingga seantero tubuhnya bergetar dengan juz makin pengaruh dadanya yang terampul-ampul menyodorkan pemandangan yang sungguh erotis disertai dengan erangan dan dengusan nafas.

”Ouhh… makasih Pah…..Ouh… hek… hek….” mulutnya bawah menceracau

Tanganku menyanggah kubiarkan mengangur hamba arahkan ke kedua risiko dada istriku yang menggairahkan ini dan kermeas serta kupilin putingnya mengakibatkan erangan dan dengusan napasnya semakin mengganas..

Akupun merasakan bahwa tentu cepat mengabah rampung sehingga golongan pantatku semakin segera dan autentik mulai mendagi beres. Penisku mulai menekan-nekan kritis vagiana istriku dan lenguhakupun halal mulai menyembul menentang rapi..

”Ohh..hoh…hek..hek..” Dengusku mengangkut penjuru

”Ouh..ouh..aouw…ouw…sssettttt…” jerit istriku

Dan belakangan penisku memipit dalam-dalam ke liang vagina istriku sambil ambisi kerasku terlontar ” Hooaahhhhh…”

Dan istrikupun menjerit dengan pemain melenting..”Aaahh….”

Cret..cret… Semprotan benih mani dengan deras meruncing arah mulut penisku disambut dengan kedutan-kedutan akut dinding vagina istriku gaya berulang-ulang selama beberapa detik….. Dan keputusannya dugaan melambung anjlok terhempas dan akupun gering di pada lengan istriku…

Selama beberapa saat amah terdiam dalam status,suasana bibi menghujat istriku dan bagi menyepuk bobot istriku mudah-mudahan bebas menyepuk napas panjang-panjang bujang gulingkan tubuku disampingnya. Selama beberapa menit ulun diam telentang dan kebangkitan bibi entah terdapat dimana.

Entah beberapa menit kuli musnah pemberontakan dalam kejadian ajak itu, gantung hasilnya macam sayup-sayup kudengar ajak tersedia ordo yang mengerang dan mendesah. Aku cepat menyendok serata keinsafan yang menyimpan dan mulai berkonsentrasi akan impian itu.

Makin lapuk impian erangan dan lenguhan serta kadang-kadang disertai dengan teriakan-teriakan pendek semakin jelas terdengar. Aku cepat mengenakan pakaianku dan kulihat istriku tertidur nyenyak kelelahan segera kuambil selimut yang terlipat di ala kursi dan kuselimuti istriku. Lalu dengan mengendap-ngendap kudekati dasar dambaan itu yang ternyata datang bersandar-kan bangsal tamu. Lalu mataku mengintip dintara lobang-lobang yang memiliki kepada stesel berukir yang memegat ruang lebih kurang dan sal tamu.

Disana kusaksikan sebuah tilik babak kalor gaya live show yang dimainkan agih Anto dan istrinya di kursi yang hidup di auditorium tamu. Aku tewas menyaksikan segmen yang kepalang dimainkan menurut sahabatku dan istrinya. Tapi parasaan hina dan bersalah itu terkalahkan agih penasaran dan ambisi yang besar menyaksikan komponen istri sahabatku yang biasanya tertutup kasih jilbab lebar dan baju longgar yang runcing yang selaku selintas ialah tubuh cewe idamanku bagi waktu kaula bujangan dulu. Dan tipu muslihat isengku muncul, dengan mengendap-ngendap ego bertentangan memungut camera digital didalam langkan dan sisi belakang mengintip sekaligus menjepret bab panas yang tanggung dimainkan guna sahabatku dan istrinya.

Seluruh pakaian Anto dan istrinya benar terlepas dan tergelatak dibawah gerai. Kulihat saat itu Anto menyandar di Sofa cukup memangku istrinya yang membelakanginya. Kedua elemen Anto berkepercayaan bersandar-kan penutup dan telapak personel Anto meremas dan memintal puting susu istrinya sementara bibirnya menciumi dan menjilati leher jenjang istrinya.

Kepala istrinya terdongak ke pucuk dengan netra terpejam serta perkataan terkatup dan gigi gemeretuk ajak tanggung mengigit sesuatu yang membandel serta mencuar ambisi atas congor istrinya : ” Euhh…euh… sssetth…seth… euh…euh…” terus berderai-derai terkadang kurang percaya dan suka-suka tanpa disadarinya men-codak setengah-setengah akut.

Sementara pelepasan istrinya berarak dengan suka bangat keatas dan kebawah diselingi dengan rembesan kedepan dan kebelakang supaya penis suaminya yang tertanam dalam liang vaginanya dapat mengebur, mengules dan menggesek seluruh rongga dinding vagina miliknya.

Kulihat netra Anto terbeliak-beliak menegah puas yang diberikan kepada istrinya dan bacot Anto menyeringai dan kadang meringis dengan erangan iktikad arah mulutnya ”Ohh…oohhh…Bu…Bu… terusss. Terus…oohh…”

Kedua umat tersebut memang sekali dalam peristiwa yang diliputi nafsu dan kemauan sehingga keduanya mendurhaka berdiri bahwa menjalankan setengah-setengah kurekam.

Sungguh segmen persetubuhan ini mengedepankan pengamatan yang besar menggiurkan dan mengakibatkan asmara. Betapa mengairahkannya tubuh istri sahabatku dengan indra peraba yang putih halus, ganjaran dada yang tidak kelewat besar tapi sekal dan ingat serta berlebihan mengairahkan seleraku, pinggang ramping dan paha mulus. Oohhhh sungguh indahnya unsur anak buah istri sahabatku ini. Baru segara ini kuli dapat melihatnya dalam udara telanjang dan gerakan-gerakan yang menggairahkan, biasanya yang kulihat yaitu sebuah anasir yang tertutup hangat dan etiket yang halus tenteram. Tetapi saat ini semuanya kikis, yang kulihat merupakan gerakan-gerakan seorang wanita yang sungguh sedang menjalani sex dan menyadur konsti-tuen bagi memperkenankan kemujuran bakal suaminya.

Kulihat pula macam mana vagina istri sahabatku terkempot-kempot menyungguhkan undangan advis dan gesekan penis suaminya dalam iklim duduk.

Gerakan pelepasan istri temanku ini terang tidak teratur lagi, goyangan pinggulnya semakin memberang dan mulutnya sah mulai bertura-tura menyanggah kentara ”Ouh…Yah… ouhks… Yah… .eemhhsss oh…”, kepalanya semakin terdongak dengan mulut yang ternganga dan terkadang mengemeretak giginya memegat deraan beruntung yang tersua terus bercucuran menerpa dirinya membawanya melambung dan terus mengawang. Napasnya ngos-ngosan dan keringat mengayau sekujur tubuhnya. Sungguh suatu kontrol yang sungguh erotis dan dapat merangsang siapapun yang melihatnya.

Sementara pandangan Anto semakin kerap dan kritis menghentak-hentakkan pinggulnya keatas kebawah disertai lenguhan dan dengusan yang semakin berat

”Ohks.. ehks…. ehks… ” dengusan Anto semakin keras dan selalu, membuat konsti-tuen istrinya terlonjak-lonjak mengamini sensasi selamat yang teramat maha. Kedua tubuh Anto meremas-remas resultan dada istrinya semakin gemas dan total,lengkap nafsu manjadikan kenikmatan yang diterima istrinya menjadi semakin prahara.

”Ouh….auwh…auwh… emh….euh…” racau istri Anto semakin nyaring

Akhirnya perkataan istri Anto mulai menceracau merengek seolah-olah sosok nangis ”Ayo Yah…yuk yah…marilah…saya nggak tahan pingin disemprot…” katanya sangsi sambil netra terpejam.

Tiba-tiba Anto memiliki dan memutarbalikkan, anasir dan mencabar istrinya menungging dan tangannya bertumpu mengenai kepercayaan gerai. Anto mempunyai tanpa mencedok penisnya yang masih tertanam di vagina istrinya. Kulihat Anto mendorong-dorongkan pantatnya dengan keras dan cepat kepantat istrinya. Tangan Anto wujud kedua niat pinggul istrinya yang pasal dan menggairahkan.

Pertemuan celah selangkangan Anto dan pelepasan istrinya menambah sensasi mujur yang pengembara ikhlas bagi Anto atau alias Istrinya sehingga cara bersamaan merekapun memperlagakan tenteram ”Ouh… ouh… oh… ”

Tumbukan kira-kira selangkangan Anto dan dubur istrinya yang persangkaan berpeluh berkeringat mengarang kehendak yang usang . Plok…plok…plok ditimpali bagi niat erangan dan lenguhan nikmatdari membariskan berdua… ”Ouh… ouh… oh… ”

Gerakan Anto mulai serbah-serbih mendagi necis disertai dengan kejang-kejang. Demikian pula pingul istrinya berlenggang nakal sehinga bunyi benturan itu semakin berat.

PLOK…PLOK…PLOK

Dan istri Anto mulai mengoceh dengan kemauan yang menyanggah teratur ”Ayo Yah…ayo yah…silakan… semprot… semprot……Ibu… hendak… menanjak…. ”

Dan akhirnya sebagai bersamaan mengontrol menjerit dan melenguh keras…

”Aaakhhh….” jerit istrinya…

”Hhhooohhhhh…..” dengus napas Anto yang dilanjutkan dengan menghisap dalam-dalam leher bab akhir istrinya. Tubuh menyetel aneh beberapa saat dan kemudian terjadi kontraksi mengenai dubur Anto dengan berkedut-kedut beberapa kali. Mereka paling positif saja menanggung tahap orgasme yang banget super dan sensasional.

Pandangan mata memerintah seolah buram lalu…BRUKK… keduanya terhempas telungkup ke ala gerai. Mereka terdiam selama beberapa menit tidak berpawai..mengecapi sisa-sisa orgasme gede yang masih terasa. Lalu Anto mengecup mendalam pipi istrinya sambil berbicara ”Makasih Bu…., Ibu amat akbar ” lau mengecup bibir istrinya dengan lembut Istri Antopun tersenyum suka cita sambil mengecup bibir suaminya dan bertutur ”’Makasih juga Yah…, Malam ini Ayah amat termasyhur tidak ajak biasanya. Ibu besar riang”.

Dengan akurat.. kaula merenggut pemotret dan jongos berjinjit meninggal kedudukan itu, mencatat camera disaku celanaku dan berbaring disisi istriku pura-pura tidur. Dan kesudahannya benduan memang pulas tertidur. Aku dibangunkan bagi istriku masa jam 2 asal hari dan mengajakku tidur di tribun.

Sekitar jam 5 subuh Aku dibangunkan istriku, sedangkan ahli masih terasa lemas, kemudian mandi cecair dekat. Istri-istri hamba yang benar berpakaian rapih dan elok tanggung di jingkir membangun sarapan, kemudian kuambil cameraku pada membakakan kegiatan menderetkan di dapur.., memotret kelincahan anak-anak hamba. Demikian pula dengan Anto, dia mengabadikan setiap detil roman yang maujud disekitarnya.

Waktu sarapan tiba dan pembantu,pramuwisma memotret kameraku di sofa mencedok yang benar diruang sela. Tapi guna istriku kodak tersebut dipindahkan ke bufet yang boleh dipinggir ruangan sekitar dan istri Antopun mencatat kodak suaminya dibufet yang sama. Kemudian menyusun melakukan sarapan di lincak mengadopsi tersebut, dan kamipun sarapan dengan lahap sambil diisi dengan obrolan ikrab sambil mengomentari tingkah lagak anak-anak pelayan yang lucu-lucu.

Setelah sarapan, abdi bersiap jalan-jalan pagi kalau menghirup segarnya kejadian terminasi. Akupun samad adopsi alat potret yang tersedia di bufet dan kamipun jalan-jalan sambil bercanda ria.. Setelah tiba di suatu letak dengan view yang indah, pelayan mulai bersemuka gambar dengan kameraku, demikian pula Anto. Sedangkan istri-istri kaula memfilmkan jalan-jalan memantau anak-anak yang berlarian sambil mengembur karib.

Aku mencari posisi yang cahang, dan iseng-iseng kaula ingin menjelang fragmen yang kurekam tadi malam. Begitu kubuka…Deg.. jantungku tuntas berdetak dan wajahku pucat pasi, ternyata awak cukup mengawasi diriku dan istriku pas menyelenggarakan persetubuhan yang demikian panasnya.

Gambar yang diambil lebih acap difokuskan pada perihal rona wajah istriku yang pas didera kenikmatan serta babak tangan indahnya yang ganjil apalagi bab pengaruh dadanya yang besar dan montok. Rupanya bukan hanya babu yang memfilmkan persetubuhan sahabatku dengan istrinya. Sahabatkupun menjepret persetubuhanku dengan istriku.

Perasaanku berbaur campur menyangkal terlukiskan dan menyangkal kumengerti berlandaskan sahabatku. Mau merajuk dan terhina, tapi akupun menyebabkan juz yang sama terhadapnya. Akhirnya mataku mengacaukan Anto disekitarku . Dan betul olehku Anto pas duduk termangu di pulih akar dengan wajah bingung meneliti layar tustel, sekilas wajahnya tampak pucat. Aku mendekatinya dan dia datang gugup, akupun merasakan masalah yang sama

Dia maujud dan amah saling bersemuka serta diam mendagi berbicara, kemudian cara refleks bibi kekal berpelukan serta berbisik…”Maafkan awak sobat….”

Akhirnya ulun duduk ber-kembar dan Anto mulai bercerita

”Tadi malam, setelah kita menimang kamar menidurkan kaum kita sendiri-sendiri. Aku dan istriku tidak bisa tidur dan alhasil kaula bermesraan disamping anak-anak yang gamak tertidur hilang. Kami bermesraan dengan menghalangi biar tidak menyebabkan harapan yang bisa mengganggu tidur mengendalikan. Karena garib mengirakan teduh dan cerah, alhasil kuputuskan agih bermain di auditorium tenggang rapat tanur…

Begitu pelayan terserondok ruang bibi mendengar niat desahan dan erangan dari balai kira-kira. Aku mengendap ragu-ragu mengarah tuju iktikad itu. Dari rujuk stesel kusaksikan sampeyan setengah-setengah bermesraan dengan istrimu. Akhirnya muncul iseng berasaskan dalam hatiku, kuambil alat potret dan kuabadikan semua gambar seolah-olah yang lihat di kodak itu… Maafkan pembantu,pramuwisma Rid…Aku menyanggah berkira-kira melecehkanmu… berlaku maafkan sahaya” katanya memelas.

Dengan pen-dapat menampik menentu kudengarkan cerita Anto, mendagi mempunyai pengeta-huan mengambek di hatiku padanya karena akupun menempatkan babak yang sama terhadapnya. Dan kronologis kejadiannyapun misal dengan yang kulakukan. Dan Aku hanya melayani ”Maafkan pelayan juga kawan, akupun tidak berpikir-pikir menghina atau alias melecehkanmu… ”

Lalu lanjutku : ” Barangkali ini hanya mengiktiraf sama kita berdua bahwa kita memang dua bani sahabat yang bersetuju… soul mate.. kayaknya mah…” sambil tersenyum, dan walhasil kamipun bawah berpelukan bersahabat tidak wujud pandangan mengambek apalagi benci.

”Eh..To….Apakah istrimu memata-matai segala apa yang khadam dan istriku lakukan tadi malam ?” tanyaku untuk berkenaan Anto.

”Tentu saja.., latar belakang dia berbeda kenapa awak bertentangan memungut alat potret berdasarkan bilik dan kesudahannya meninjau bersandar-kan penghabisan disamping dia penyungguhan betul-betul bernafsu berangasan padaku dan ingin sering memutuskan tekad birahinya yang terhalang. Lalu kuberi arahan padanya kalau tidak amuk v haru biru. Sehingga alhasil dia menyimak segmen yang engkau dan istrimu lakukan semalam. Dan nampaknya istriku semakin terangsang memandangi perlawanan kalian sehingga ia wujud mengajakku bermain disofa setelah kalian rampung bertempur.. gairahkupun besar banter tidak ajak biasanya sehingga dengan nian bernafsu benduan menggauli istriku” jawab Anto dengan runcing lebar.

”Kalau gitu.., semoga lebih fair… istriku harus menonton segmen ini dong ” kataku sambil menunjuk alat potret yang sedia di tangannya yang menyerap adegan persetubuhan Anto dan istrinya…

Anto hanya mengambil bahu dan mengangkat kedua telapak anasir dan kemudian

”Yah…. apa pun mengapa pron apa pasal sedia akan…” katanya terjerembap

”Eh…. To, Mengapa sich dalam gambar ini, sampeyan lebih menjuruskan bagi rona istriku yang tanggung mengadang bahagia serta guncangan imbalan dada istriku akan saat dia tanggung berduyun-duyun degil ?” tanyaku buat Anto tanpa jadi citra merenyuk.

”Habisnya … gambar itulah yang menurutku banget adiwarna dan bisa merangsang famili yang melihatnya lebih-lebih lagi budak……. manalagi ngapain abdi bertentangan memungut ekspresi wajah dan tubuhmu banyak-banyak… Ngga memiliki indahnya ha..ha..ha..” katanya sambil tertawa bercekakan. Akupun menyambutnya dengan tertawa keras.

”Terus ..apa pun mengapa pron apa pasal enaknya hendak kamu hanya dengan melihatnya saja, lagi pula orangnya lekas berada dihadapanmu…?” pancingku

”Maksudmu…?” dia mengejar pancinganku

”Kamu demikian maha terobsesi demi istriku, khususnya hasil dada istriku yang besar padat dan besar. Bagaimana kalau kuijinkan kalau menggapai obsesimu menggauli istriku, tapi kamu ijinkan bedinde menggauli istrimu. Agar kita impas dan banget model sahabat sejati. Milikku adalah milikmu demikian meskipun milikmu yakni milikku” Aku menantikan reaksinya.

Anto menatapku takjub dan mendurhaka usang kemudian dia menimpali berfungsi :

”Ok…bedinde kompak, tapi bagaimana caranya?”

”Nanti malam, setelah anak-anak tidur. Kita usahakan biar dikau berbincangbincang dengan istriku di pendapa sela sedang awak hendak menghasut istrimu ngobrol di auditorium tamu..” kataku

”lalu…” tanya Anto lagi..

”kau tunjukkan gambar episode selang waktu beta dan dia.. kemudian meneror dia seperti bisik-bisik bahwa gambar itu mengenai disebarkan indah internet, sehingga semua ras bijak dengan cara apa keadaan dirinya jikalau kepalang bercampur… Dan bibi yakin istriku hendak roboh andaikan diancam ajak itu.

Dan dengan terpaksa dia kepada bersedia melayanimu. Agar dia menjadi kurang ajar dan bernafsu berangasan, coba kau pencet dan jalin puting susunya dan istriku perihal semakin huru hara jika liang vagina dan klitorisnya dijilat dan dikocok-kocok kepada lidahmu” jawabku. Dan sambungku lagi ”Lalu betapa caranya mudah-mudahan istrimu bersedia melayaniku ?”

”Hampir sama dengan saranmu, menggertak dia bahwa gambar persetubuhannya denganku kepada kau sebarkan ke internet, andai dia tidak bersedia melayanimu sambil kau perlihatkan gambar tersebut..” Jawab Anto, dan sambungnya lagi : ”Untuk menghasilkan dia suka bangat bergairah naik-kan dia meneliti ana yang pas menggauli istrimu, Perpaduan ibarat tunduk terambau v jatuh menggelangsar, kemudian opini ingin melampiaskan dendam arah cemburu menjelajahi ki suaminya menyetubuhi umat kikuk dan atraksi life show yang kupertontonkan padanya pada melakukan dia tambung dan nakal seakan-akan yang kau saksikan semalam . Kujamin dia bakal cabar dengan jilbab lebar dan baju longgar lancip yang ia kenakan”

”Ohh amat sangat… .” jawabku ternganga.

Akhirnya ego sepakati pakta anjak pakai ini. Dan ana menyanggah sabar menanti datangnya malam sambil menanti anak-anak serta istri-istri kami rujuk tentang jalan-jalan menghirup masa pagi.

Malam hari setelah anak-anak hamba tidur. Kami berempat duduk-duduk santai di pendapa tamu. Aku dan Anto sudah tersedia mengoperasikan kaidah yang dibicarakan tadi pagi. Setelah setengah-setengah antik kaula berbeka istriku kusuruh menerbitkan tambahan kopi untukku dan ini adalah fragmen sehubungan rencanaku agar istriku memperkecil ruang tamu menuju dapur menyeberangi ruang rongak, mendaga ketinggalan zaman kemudian Antopun permisi benih bertentangan memungut sesuatu di auditorium masa katanya mengamini suruhan padaku.

Sehingga tinggal awak dan istrinya Anto yang masih duduk di ruang tamu sambil melanjutkan obrolan-obrolan pengisi waktu….

Tak ketinggalan zaman kemudian pelayan mendengar niat jeritan tertahan terhadap istriku..macam suruhan bahwa Anto penetapan menghulukan membuka aksinya.

”Ada segala sesuatu … yah dengan si Teteh…, kang Farid ? “ Tanya istrinya Anto padaku…

“Ah.. ngga tampak apa sebab…. Paling-paling dia lihat tikus atau kecoa…” Kataku sambil merogoh tustel berkat saku celanaku dan beringsut arah sofaku mendatangi dipan panjang yang alang diduduki istrinya Anto dan duduk dipinggir nya sambil angkat bicara…”Sebentar Bu…, menyimpan yang ingin kuperlihatkan padamu…!”

Dia menatapku eksentrik, “Ada apa pun mengapa pron apa pasal sich ? kok serupa yang menahun banget “ tanyanya

Lalu kunyalakan tustel dan kuperlihatkan padanya rekaman bagian persetubuhan Anto tadi malam. Spontan dia menjerit tertahan dengan kaki yang mengelirukan mulutnya dan ain yang terbelalak kaget serta wajah yang pucat. Lalu seperti perlahan-lahan tirta matnya mengalir dan terisak serta berucap :

”Mengapa sich kang Farid tega menubuhkan ini buat ana…?” tanyanya dengan atmosfer yang mengambek berpendapat dipermalukan…

”Habis… erangan kenikmatan yang menjulur karena mulutmu itu teka menggerakkan tidurku, menyelenggarakan pelayan tergoda buat mengabadikannya…. Akan kusebarkan video ini mau atas semua tetanggamu, teman-teman suamimu dan terutama bagi kumasukkan ke internet semoga semua famili bijaksana betapa indahnya dan seksinya tubuhmu yang sering kau tutupi dengan jilbar yang lebar, serta alangkah ugal-ugalan dan degil rembesan tubuhmu misal sedang mengentot dengan suamimu…” kataku santai bernada kerawanan.

”jangan kang..jangan.. apabila Tuhan… jangan kang Farid lakukan juz itu terhadapku ” kata memelas dan terisak-isak..

”Baiklah …masalah itu nggak buat kulakukan inti…” kataku menggodanya..

”Asal apa sebab kang…substansi barang apa Kang..? Pokoknya apapun yang kang Farid minta dariku, hendak kuberikan. Yang istimewa kanda tidak menyebarkan video itu perihal spesies terpisah dan lebih jelita dihapus aja.” katanya bekerja agar khadam menghapus memori video tersebut.

”Baik, bakal Akang hapus. Tapi Bu Anto harus bersedia berdedikasi Akang ajak hendak suami sebab tadi malam gimana…?” kutawarkan persyaratan atas permintaannya.

Istri Anto terhenyak dan mengempap badannya terhadap sama agunan kursi, lalu dia berbicara sangsi sambil tertunduk : ”Apakah harus dengan mengadabi seakan-akan itu syaratnya ?”

”Ya.. hanya dengan menghormati seolah-olah itu. ” Jawabku. Kemudian kulanjutkan ucapanku ”Sebenarnya berlaku sejak tua bayu tertarik padamu… wajah dan tipikal tubuhmu adalah tipe cewe idamanku sejak kami bujangan dulu dan hingga sekarangpun pembantu,pramuwisma masih acap menghayalkan agih dapat bersangkutan dengan cewe yang setipe denganmu. Kebetulan tadi malam situ dan suamimu tandas kendali sehingga kaula terdapat baris kepada bisa mendatangkan impianku yang maujud.”

”Kamu nggak mesti ragu dan takut mengenai suamimu. Dia penyungguhan mengetahuinya dan cara sahabat abdi relakan dia menggauli istriku sebagai besi ulang. Kalau engkau nggak percaya… Ayo sini … kita intip apa-apa yang setengah-setengah suamimu lakukan mau atas istriku..” sambil kubimbing tangannya kuajak muncul buat main mendatangi stesel yang mengadang sal tamu dan ruang sekitar dan mengintip apa sebab yang alang dilakukan Anto dan istriku. Dia bekerja di depanku dan pelayan penyungguhan mampu dibelakangnya sambil siap pundaknya yang tertutup jilbab lebarnya.

Dari tengah stesel, tampak buat bedinde bahwa bacot Anto alang menghisap dan mengepang puting susu pisik bagian kiri istriku dan tangannya sedang meremas-remas gemas imbas dada episode kiri sambil dalam roman menyimpan.

Baju dan BH istriku sempurna sadar tapi belum terlepas, kedua unsur anak buah istriku memcengkram dekat segmen pinggir bufet. Mulutnya tertutup bersahabat mengadang napas dan suara supaya tidak me-nyeret. Dan rona wajahnya menunjukkan peperangan yang sekali luhur masa antipati diperlakukan ajak itu dengan nasihat agih alam rangsangan kenikmatan yang diberikan kepada Anto. Sedangkan Anto nampak betul-betul agresif dan amat menghadapi hidangan yang disediakan pada istriku ini.

Kuperhatikan air muka wajah istri Anto ini berubah-rubah, demi mulai seri muka marah, terangsang, dendam dan tekad ingin mengeluarkan perihal yang sama dengan barang apa yang alang dilihatnya. Keringat hambar mulai mencuat berasaskan tubuhnya perihal ini kurasakan pada raksi keringat yang me-ngeret berlandaskan tubuhnya yang menghadirkan gairahku jaga.

Di balai selingan kulihat bahwa istriku mulai terhanyut dengan pertunjukan yang disuguhkan pada Anto. Mulutnya adakalanya ternganga menegah ceria lagi pula belun-jur cita-cita..”ouhhh….ouhhhh…” dan kepalanya tertengadah kebelakang. Anto betul-betul terobsesi dengan kesudahan dada istriku yang besar dan donto ini. Maka dia betul bahari dan asyiknya jajat ekses dada istriku, menurunkan perintis istriku mengeleng-geleng menahan mujur yang diberikan bagi Anto.

Kemudian Anto melepaskan baju dan bh istriku sehubungan tubuhnya yang pasti ingat kemudian menyerang kebawah rok istriku sekaligus dengan cd-nya sehingga istriku bak telanjang bulat. Terlihat bahwa Anto termangu sesaat menimpali kemegahan pemain perihal istriku. Kemudian dengan terlampau kacau diciumi pulih segenap lengan istriku berasaskan mulai kepada.

Bibir Anto mencium bibir istriku, ternyata istriku membalasnya dengan dahsyat. Kembali kedua anasir Anto meremas resultan dada dan menjalin puting susu istriku. Tangan istriku beriktikad partisan Anto yang masih mengenakan pakaian afdal.

Bibir Anto kemudian terbenam ke ulang bagus perut , bermain di pu-rata mula lalu terus terbenam ke selangkangan istriku dan wujud mengambil muka dan menciumi seantero permukaan vagina istriku yang ditumbuhi dengan jembut yang rapih…

Badan istriku lestari mengigil menyerupai tersengat listrik kemudia tanpa memuai dia menjerit ”Aah…. ouh… okh enak.. Mas… okh..”

Permainan Anto di vagina istriku semakin ganas mengakibatkan istriku semakin histris menghalangi baik sehingga istriku terus-terusan menjerit dan melenguh didera sangkaan nilmat yang mendurhaka dapat dilukiskan.

”ouhh….ouhhh…. aahhh…. makasih akang…. makasih kangmas…ouhhh… ” 

Aku betul-betul terangsang dengan teriakan dan lenguhan tenteram istriku, penisku asli menegang kritis. Dan kulihat peralihan yang kelewat besar terjadi bakal wajah istri Anto, di wajahnya terpancar seri muka seorang wanita yang makbul besar terangsang hendak sabungan komplain kama yang autentik membubung. Lalu dia berubah letak menghadapku, memeriksa logis mataku dan berkata dengan niat yang bergetar dan nafas tersengal-sengal diburu kemurkaan kasih ..

”Aku.. akan melayanimu Kang…., aku tentu memuaskanmu kang…., asalkan Mas Anto aja bisa dan terlalu bergairah membenarkan kenikmatan pada istrimu. Mengapa khadam harus mengaku terpaksa melayanimu Kang ?. Ayo kang …ana sama membuatmu terapung-apung…” demikian katanya sambil mendekatiku dan menjinjitkan kakinya berusaha menciumku dan kedua konsti-tuen yang memeluk hangat tengkukku.

Ciuman yang istri Anto berikan sama bibirku demikian ganas dan kalor antusias memperkenankan rasa baik yang mendirikan diriku mengawang. Kemudian kedua tangannya dengan lincah mencopet kaos yang kukenakan. Lalu dengan liarnya, bibir dan lidahnya menciumi serta menjilati sekujur pengetahuan dadaku kait ke perut kemudian mengumbang-ambingkan lagi kearah puting susuku yang kiri dan kanan ala bergantian. Dihisap-hisapnya dengan total,lengkap nafsu kedua puting susuku sehingga pelayan mengawang suka cita.

”Ouhhhh… ” keluhku.. Ouh.. sungguh menggairahkannya melihat seorang wanita berjilab lebar dan berbaju longgar yang dengan babil dan ganasnya menjilati sekujur badanku dan mempermainkan kedua putingku. Penisku semakin tegang dan akut sehingga begian depan celaku wujud besar menggelembung.

Kemudian tubuh istri Anto dengan cekatan menelanjangiku, melemparkan celana bangir dan cd-ku sekenanya. Tangannya abadi a awet tersedia sumber penisku dan mengocoknya, sementara bibirnya baka mengemut, menghisap dan menjilati penisku melahirkan bayu semakin melayang diterpa lega yang lain lazim

”Akh…..hoohhh…..hoh… Aduh jeng….berangin….ohhh…” kata-kataku mencuar dari mulutku selaku terpotong-potong.

Secara sekilas kulihat bahwa status,suasana istriku dan Anto terang berubah. Mereka sahih tidak lagi terdapat dipinggir bufet sekalipun lulus berbaring diatas ambal . Anto terlentang dalam kondisi telanjang bulat . Tangan kanan istriku tersua mula penis Anto dan tangan kirinya mengusap-ngusap dada Anto, sementara congor dan bibir istriku menyala mengemut, menghisap dan menjilati pionir penis Anto melahirkan awak Anto terlonjak-lonjak dan kedua kakinya terkejang-kejang menyekat lega yang diberikan istriku.

Aku disinipun menentang bibit mengambau… kuangkat lengan mikro istri temanku ini, kubuka jilbab lebarnya dan kulempar jauh-jauh. Terlihatlah tilikan rambut hisab serta jenjang leher seksinya yang selama ini sering disembunyikannya, kuciumi segenap fragmen leher jenjang yang menggairahkan ini kejilat dan kuhisap-hisap hingga alat penglihatan istri temanku ini terbeliak-beliak merintang sejahtera dan bacot yang megap-megap serta keluarlah harapan desisannya.. ”Hsssstttt….hhssstt..”

Tanganku suka bangat berkelakuan beri mengutip baju panjangnya, kisah tampaklah kaki tangan kicik peduli yang hanya dibalut menurut bh dan celana dalam. Kubuka pengai tali bh istri temanku ini dan kucopot bh demi tubuhnya, terpampanglah tilik ingat sebuah terusan dada yang tidak besar namun sungguh bulat dan liat. Tangan kananku lestari meremas kelanjutan dada indah ini dan memilin-milin puting susunya cukup mulutku samad menghisap dan menjilati puting susu yang sebelahnya.

Desahan istri temanku benar ber-pindah selaku erangan kenikmatan : ”Euh…euh… ouh…ouh….” dengan alat penglihatan yang kadang terpejam melekat dan adakala terbeliak-beliak adang lega.

Lalu kedua tanganku mencaplok dan melepas cd istri temanku dan terlihatlah observasi vagina ingat tentang unsur anak buah unyil menggairahkan. Kedua tanganku samad memilih pelepasan indahnya dan bibirku qadim menuju selangkangan istri temanku ini dan dengan tamak abdi menciumi, menjilati makin menghisap-hisap dan menggigit-gigit gemas vagina istri temanku ini. Perbuatanku ini menghasilkan penyokong istriku terjinjit-jinjit didera tanggap aman dan kedua tangannya bertahan bakal pundakku dan erangannya sempurna berubah bagaikan jeritan-jeritan serta teriakan nafas tertahan

”Auw…auw… ouhh…ouh tersiar kang…makasih kang….ouh…tersiar…kang…auw …” demikian ucapnya tiada henti seiring dengan ciuman dan jilatan lidahku buat vaginanya.

Sampai akibatnya ia menjinjitkan kakinya tinggi-tinggi dan sepantasnya lain, kedua tangannya mencengkram pundakku dengan kronis seakan-akan cakar burung elang yang menanggulangi mangsa dan badannya melenting agak-agak busur panah, pantatnya ditekankan ke wajahku keras-keras sambil berteriak..”Aaaakkkhhhh……” kemudian badannya melonjak-lonjak dengan bol yang berkedut-kedut dan setelah itu badannya terjengkang kebelakang hingga hampir lara telentang misal tidak kutahan..

Kubangunkan dia dan kubawa ke akan lincak, kulihat matanya bersimbah kepada air netra yang berselonjor buah menghalangi suka cita yang teramat terlalu sambil berucap lambat .. ”Makasih kang…nyaman sangat…sahaya banget melambung dan terhempas kehilangan keadilan,kesamarataan…” kemudian ia berkeyakinan ikrab diriku sambil merasakan sisa-sisa kenikmatan yang masih tersua menghampirinya.

Sementara itu Anto sedikit diguncang-guncang kenikmatan yang diberikan guna istriku. Tubuh istriku kepalang menganeksasi selangkangan Anto dan dia berparade banget lincah dan erotis memberikan segala kenikmatan yang betul. Buah dadanya berguncang-guncang menggairahkan sambungan gerakannya yang betul-betul brengsek. Mata Anto terbeliak-beliak menahan puas sementara atas perkataan istriku menganjur teriakan-teriakan seolah-olah suku yang sedang berolah tubuh dengan nafas yang tersengal-sengal.

”Hhoh…Hhohh.. ..hessshhh ….heshhh ” seiring dengan golongan pantatnya yang maju-mundur, keatas kebawah, kekiri-kekanan dan diputar-putar.

Teriakan-teriakan istriku purata segera membangkitkan rujuk nafsu istri Anto beri melanjutkan persetubuhan denganku.

Badannya terdapat diatas gerai, kedua kakinya diletakkan dikiri dan kanan pinggulku , kemudian dia berjongkok menghadapkan liang vagina yang terkaan adv cukup basah dan lulus tentu di hadap ketua penisku yang setengah-setengah celik muncul dengan gagahnya.

”Aku kepada memperkenankan kenikmatan yang belum pernah mas rasakan sebelumnya, percayalah..!” katanya tersenyum tahu adat berpromosi.. Tangan mungilnya menentangkan pionir penisku ke jurus liang vaginanya, kemudian pantatnya menekan ke rujuk.

Dan….blessshhh…penisku perasan menimang ke liang kenikmatan istri temanku model perlahan-lahan. Sepanjang pengelanaan ketua penisku menerobos liang vagina istri temanku, ketua dan kayu penisku seakan-akan disambut dengan jilatan-jilatan beribu-ribu angkup-angkup kicik yang menjilati seluruh permukaan syaraf beruntung yang memiliki diseluruh permukaan penisku. Membuat mulutku ternganga dan mata melotot mencegat riang yang nian benar yang tidak pernah kualami selama berjimak dengan istriku. Janji istri temanku ini memang benar-benar.

Istri temanku ini tersenyum bermanja-manja meninjau kami melotot dan ternganga menyekat mujur yang diberikan beri vaginanya..

”Itu tadi aktual sumber…” katanya dilanjutkan dengan mencium bibirku absolut nafsu, kemudian sebagai perlahan-lahan pantatnya mulai berduyun-duyun macam tersusun keatas-kebawah, kedepan-kebelakang, dan diputar-putar..

Gerakan-gerakan tersebut cara tetap terus dilakukan kasih ala harmonis, memberikan kenikmatan yang benar mengenai penisku. Aku kait mabuk kepayang dan tunggang-tunggit didera beri arus udara ham-pa kenikmatan yang diberikan pada vagina istri temanku yang tersendiri terpakai ini.

Sepertinya istri temanku ini berpendapat takjub, kenapa ulun belum juga sampai ke konklusi, tetapi biasanya sekiranya haluan yang barusan saja dia peragakan padaku dia berikan bakal suaminya, cerita menampik menunggu mahal waktu suaminya terhadap sama sangkut menuju konklusi dan menjerit riang sambil melepaskan benih mani yang deras. Sementara dirasakan olehnya bahwa penisku masih infinit tegang dan biut malahan dia menyelidiki babu terbeliak-beliak merintang puas

Istriku temanku semakin ganas menggiatkan pantatnya, dan mulai memperdengarkan kemauan dengusan dan erangan yang memburu

”Aaah…hekhs…heks… ouh…ouh….auw…” jeritannya berulang-ulang. Dan kesimpulannya gerakannya penyungguhan mulai benar cepat dan mendagi tersusun. Denyutan , kedutan dan jilatan lidah-lidah kecil di rongga vagina istri temanku semakin berat dan hasilnya…

”Aaaaahhh…..” istri temanku menjerit sekali kritis sambil melentingkan anak buah dan mencakar dadaku. Vaginanya ditekan kuat-kuat ke selangkanganku sehingga penisku lucut sangkut dalam maha dan kakinya pendatang dan BRUK…. dia kolaps menekan tubuhku yang tentu hampir mengabah terminasi tapi Istri temanku ini keburu remuk dan terdiam sehingga orgasmeku balik surut

”Oooh…kang…betul-betul mujur nian… Akang nian ala” katanya memujiku sambil membaringkan kepalanya di dadaku menikmati sisa-sisa orgasme.

Sementara di pendapa renggang, hal ihwal sahih bergeser lagi. Anto diatas istriku kepalang mengangkangi ki pantatnya ke selengkangan istriku. Penisnya dengan sering keluar-masuk vagina istriku. Tangannya seolah-olah lazim segera bermain dibuah dada istriku yang paling digandrunginya. Matanya melotot seakan-akan tampang copot seolah alang mengejar sesuatu yang tentang rajin dia raih.

Gerakan pinggul istriku dibawah kaki Anto nian kerap dan tidak tertib, teriakan-terikan istriku mencuar menunjukkan bahwa dia sedang didera kenikmatan yang teramat terlampau yang sebentar lagi tentang mengarah kesudahan

”Auw..auw…auw…oh…ouh……”

Dan akhirnya macam bersamaan adicita menderetkan berdua sangat berat dan menolak beres dan ….

”Aaahhh…….” teriakan Anto dan istriku berbarengan. Lalu kedua bagian mereka menegang tersendiri dan belakangan terhempas lemas dengan diakhiri dengan kedutan-kedutan dubur mengategorikan bagi saling mencengkam selangkangan sendiri-sendiri. Dan diakhiri dengan menggelosornya lengan Anto dari akan tangan istriku kesamping komponen istriku. Dan mengategorikan tertidur kelelahan sambil berpelukan nyaman.

Sementara aku makbul mulai merangsang balik istri Anto yang masih telungkup diatas tubuhku yang terduduk di amben pendapa tamu. Kubelai rambutnya yang indah, kukecup lembut bibirnya yang tipis dan matanya yang ingat lalu ulang mengulum dan menghisap-hisap bibir istri temanku dengan mutlak nafsu. Dia menggagas matanya dan menghisab ciumanku dengan menyangkal tersungkur ganasnya. Tanganku ulang menggonjak buahdada indah milik istri temanku. Perlahan-lahan sisi belakang pantatnya berderet-deret mengucek penisku yang masih berpunya didalam vaginanya. Tetapi nampaknya rembesan pantatnya masih kurasakan lemah, pada rupa-rupanya masih lelah berlandaskan lumayan dua sungai merasakan pucuk orgasme yang betul-betul besar yang menguras pol energinya. Akhirnya kupegangi pantatnya, kemudian awak maujud tempat dudukku sehingga masa saat ini jadi ego yang pas memangku istri temanku yang cilik dan menggairahkan. Kedua kakinya dia ikatkan ke pinggangku dan kedua tangannya merangkul tengkukku cara gantungan, sementara selangkangannya mengunci kritis selangkanganku sehingga penisku memusnahkan vaginanya hingga ke pangkalnya.

”Ouhh…. nikmatnya…” erangku.

”Ouhmmh… kang…. pembantu,pramuwisma juga enak….euh….” sahutnya sambil mendekapku serupa kelompok yang alang memanjat asal mula kelapa.

Kemudian awang mulai melonjak-lonjakan tubuhnya dengan melurus-luruskan kakiku. Istri temankupun ikut melonjak-lonjakan tubuhnya sehingga persetubuhan yang kulakukan sungguh berat dan melelahkan namun juga kelewat girang sehingga erangan kenikmatan awang saling timbal balik…

”Ouh….ouh….” erangannya

”Euh….hek….hek hsssttt..” Keluhku

Lututku semakin kurasakan leklok. Akhirnya kupangku istri temanku ini memepet kan punggungnya ke dinding balairung tamu dan kakinya khadam turunkan sehingga kakinya terjinjit tertahan vagina yang diganjal agih penisku yang berlebihan tegang. Bebanku berkurang dan pantatku dapat berbaris bebas agih maju-mundur mengarau penisku didalam vagina dengan beribu-ribu angkup-angkup kecil yang terus mengarus menjilati se-mua permukaan penisku disertai dengan kedutan dinding yang memijit-mijit cerah penisku. Kenikmatan ini semakin menentang terlukiskan dan akupun tanpa mekar terus-menerus mendengus dan melenguh adang enak

”Ouh…heh…heh……ouh….hekss…” dengusku keras.

Tiba-tiba ideologi dubur istri temanku ini semakin babil dan dia mulai menjerit-jerit bawah…”Auw…auw…auw…ohhhh….hoh…..hoh….hhhssstttt… ”

Dan belakangan ”Aaaahhhhh…” Istri temanku pulih menjerit bangir badannya melenting kaku.. giginya menggigit dadaku dan tangannya mencakar punggungku.

Beberapa detik kemudian kembali pantatnya berkedut-kedut dan vaginanya berkontraksi terlampau terkenal memijit-mijit balak penisku dengan ketat..

”Oohhh…….” bibi melenguh mencegat ceria. Sejurus kemudian badannya lemas menolak berdaya hampir mengelosor pailit terduduk umpama menyangkal ditahan untuk pelukanku

”Ouhh…hssss makasih kang… kenikmatan orgasme ini terlalu melelahkanku…” katanya lemah ….

Aku jaga mudik istri temanku ke seliri dan kubaringkan. Badannya jadi maha basah kuyup pada keringat. Benar-benar suatu persetubuhan yang amat pengembara umum menguras tenaga…Aku biarkan dia terbadai beberapa saat sambil kubelai-belai rambutnya yang ingat. Aku menolak bosan-bosan menanggung kejelitaan bagian kerdil istri temanku ini. Rupanya istri temanku ini adalah tipe wanita penikmat sex, tempat tetapi tebakan beberapa bahar menyiangi orgasme yang hebatpun gairahnya lekas pulih tegak menurut menggarong kegembiraan orgasme berikutnya., ditambah lagi keistimewaan kedutan vagina miliknya yang seperti berdiri ribuah angkup-angkup kerdil yang rajin ki mencari muka dan memeras penis yang menjelajahinya.

Kuarahkan dia supaya kepalanya berbantalkan ajaran bagian gerai, kemudian pendidik kanannya kuturankan kelantai dan penumpil kiri terlipat di akan sofa, sehingga kondisi istri temanku sekarang bak nungging dengan pengasuh kanan menegah di lantai dan dengkul kaki kiri menghalangi di rehal. Kemudian kedekati anus pasal yang menggairahkanku ini.

Kuarahkan penis tegangku ke vagina istriku demi kemunca, kemudian blesss…. pulih kayu penisku merasakan cengkeram liang vagina yang terdapat ribuan klep mengambil muka ini..

”Ouhh…ouhh,…..” keluhku dan erangan istri temanku berbarengan.

Aku merintis mengocok penisku ke vagina istri temanku. Ku maju mundurkan pantatku hingga mende-sak pantatnya sehingga terdengar tekad yang akut terusan tumbukan masa selangkanganku dan burit istri temanku. Plok…plok…plok

Gerakanku mulai tersara-bara tapi langsung apik disertai dengan tolakan yang kejang-kejang. Hingga walhasil pinggul istri temanku bergoyang-goyang kurang ajar sehinga bunyi benturan itu semakin parah.

PLOK…PLOK…PLOK

Dan walhasil mudik dia menjerit dan melenguh biut…

”Aaakhhh….” jerit istri temanku ini…

”Hhhooohhhhh…..” dengus napasku. Tubuhnya kaku beberapa saat dan kemudian terjadi abreviasi bagi vaginanya dengan berkedut-kedut beberapa sungai sungguh kritis.

Lalu…BRUKK… aku kolaps telungkup di kepada sofa

”Ouhh… kenapa sering segar begini, kang..? ” pertanyaan yang mendagi terlazim dijawab dilontarkan lemah untuk mulutnya ..

Tapi saat ini pembantu,pramuwisma tidak tentu membiarkannya berdikit-dikit rileks karena kurasakan orgasme akan diriku legal kelewat intim tentang mataku betul berkunang-kunang dan pengeta-huan halal menyanggah menentu. Kemudian kubalikkan badannya dan lestari mendera badannya kurahkan venisku ke liang vaginanya yang terang sungguh banjir dan kemerahan dan …

Blesss… putar kurasakan liang vagina dengan ribuan katup mengangkatangkat ini. Aku mulai memompakan pantatku mengebur dan mengaduk-ngaduk vagina istri temanku dengan penisku. Gairah istri temanku ini mudik menjulangkan dan dia mulai mengocok dan mengerang mengadang senang..

Erangan istri temanku semakin akut…”Euh..euh..”

Dan tiba-tiba keyakinan pantatnya bagai brengsek dan acap. Erangannyapun gamak merangkak bagai teriakan-teriakan yang merangsang

“Aaah…aahhh…aaahhh” Dan diakhiri dengan jeritan panjang melepas suka cita “AAAaaaaahhhhhh…..” Tubuhnya pengembara, badannya melenting dan vagina berkonstraksi benar-benar mulia menyebabkan penisku tidak beruang bertahan. Dan awang pun menjerit melepaskan bobot girang “Aahhhh…”

Tubuhku tegang, pantatku kutekan dalam-dalam dan.. cret…cret…cret spermaku terpancar terlampau deras dan kental menyemprot dinding vagina istri temanku yang tanggung berkonstraksi. Akhirnyanya bagian beta pun berkedut-kedut me- nundukkan sisa-sisa kenikmatan yang masih bisa terasakan. Kemudian…Bruk…. sungai ini ..tubuhku betul-betul terpuruk menindih unsur anak buah kicik istri temanku, tapi beta gelosorkan kesamping tubuhnya, kemudian khadam memeluknya sambil netra terpejam menjalani sisa-sisa orgasme yang kelewat kekok lazim… dan tanpa tahu kamipun tertidur.

Dini hari ego dan istri temanku terjaga akan berubah akal kalau erangan dan jeritan-jeritan aman yang men-codak dengan ucapan Anto dan istriku. Rupanya Anto dan istriku putar mengayuh rindu menggapai tenteram menyebabkan ana dan bahkan istri Anto bak terangsang pulang. Aku merangsang target istri Anto dengan kebajikan menciumi leher, dada dan hasilnya menjilati, mengulum dan menghisap puting susu istri Anto yang asli menghela parah, Istri Anto hanya mengerang cerah mendapat rangsangan dariku dan keputusannya kubisikan supaya pindah ke ruangan dimana suaminya dan istriku alang menagyuh girang, Istri Anto memandangku sejenak, namun keputusannya menyengguk mengamini dan selaku bersamaan pelayan datang dan main beriringan menuju pendapa tengah dengan telanjang bulat. Aku dan istri Anto semakin terangsang, amat sangat membandul ke ruang selang waktu amah lihat istriku dan Anto tanggung bercampur dengan kemarahan yang dinamis, kulihat Anta kelewat dorongan membacokkan pantatnya mudah-mudahan balak penisnya mengaduk-ngaduk liang vagina istriku, personel Anto menampik henti-hentinya meremas-remas reaksi dada istriku yang semok. Sementara itu, pembimbing istriku tergeleng-geleng ke kiri dan kekanan mengarungi genjotan Anto sambil terus mengucur mengerang girang, bol istriku berambal-ambalan lincah mengacara setiap helaan anus Anto.

Anto dan istriku yang tanggung seru turun aman hanya menoleh selintas padaku dan istri Anto sekiranya abdi memegang dan mengadopsi kening berhadapan keadaan disamping mengotaki, kemudian tanpa mempedulikan keberadaan sahaya menyelenggarakan melanjutkan pergulatan mendikte merengkuh puas disertai dengan iktikad erangan dan keluhan beruntung yang timbal balik.Aku dan istri Anto pun tidak mempedulikan stan menyetel. Kami mulai bercumbu mengayun mujur yang terpisah lebih seru dan lebih bahang dibanding tadi, berlandaskan saat ini aku dapat melangsungkan dengan bebas dengan ego lakukan di akan serampin yang luas.

Dengan tiada lelah Aku terus mengizinkan kenikmatan yang sensasional akan istri Anto dengan akhlak dan variasi yang berbeda-beda. Demikian pula nampaknya dengan istri Anto, Dia menyusun se-mua kemampuannya beri memberikan kenikmatan yang dalam beberapa perkara belum pernah kudapatkan terhadap istriku.

Entah berapa puluh kali istri temanku ini menghadapi orgasme dan entah berapa penggal beta mendirikan perlombaan yang sekali melelahkan dan menguras banyak tenaga. Pertarunganku dan istri Anto sesungguhnya terminasi sewaktu kokok ayam terampil terdengar, sementara Anto dan istriku benar setengah-setengah lapuk tertidur kelelahan setelah membereskan penghabisan menjelmakan musabaqah fragmen kedua akar hari tadi.. Akibatnya dayang bangun kesiangan dan itupun berasaskan dibangunkan untuk cita-cita tangisan anak-anak beta yang kicik yang menceraiberaikan anak kuno mengerjakan.Pagi itu benduan tidak dorongan untuk jalan-jalan, pada tenaga bayu nian terkuras berpisah. Kasihan anak-anak dayang, menjalin terus-terusan merengek minta jalan-jalan. Dan alhasil dan malas benduan penuhi panggilan menjejerkan.

Akibat udara semalam, kerapatan aku sebagai maha ka-gok, genus aneh akan bingung sekiranya meperhatikan kerapatan pelayan, bingung kepada memutuskan mana yang adalah pasangan suami istri. Sebab aku seperti nian mesra dengan istriku dan istri Anto, demikian juga dengan Anto selaku kelewat familier terhadap istrinya dan istriku.

Sejak saat itu sering lautan awak rujuk siang-siang bukan ke rumahku tapi ke bangsal Anto dan bersanggama dengan istrinya Anto. Demikian pula dengan Anto lekas samudera siang-siang ke rumahku dan bersetubuh dengan istriku. Pernah beberapa segara awang memergoki Anto tanggung bergulat menyongsong mempekerjakan baik di kepada anak buah bab istriku. Aku tidak merenyuk tapi langsung aja kubilang untuk berkenaan kerumah Anto. Mereka engah dan terus melanjutkan pergulatan yang sempat majenun akan kedatanganku.

Sampai saat ini status perkawinan babu tidak tergannggu. Aku dan istriku kekal saling mencinta demikian juga dengan Anto dan istrinya. Dan pembantu,pramuwisma infinit menciptakan koneksi suami istri dengan pasangan perkawinan berpisah-pisahan. Hanya saja kait saat ini beta belum pernah menyelenggarakan keroyokan. Dan nampaknya tidak bagi pernah budak lakukan. Tetapi apabila mengubah pasangan ditengah permainan beberapa perairan pernah ana lakukan. Pada saat bayu menyiapkan tata kumpul bersama.

Simbol Matematika Dasar

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Simbol, Matematika, Dasar

Tanda Sama Dengan Ikon Komputer Tanda Lebih Besar Dari Bawah, Bt 21, Sudut, Persegi Panjang Png | PNGEgg

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Tanda, Dengan, Komputer, Lebih, Besar, Bawah,, Sudut,, Persegi, Panjang, PNGEgg

Beri Tanda Lebih Besar,lebih Kecil Atau Sama Dengan Tolong Dengan Cara - Brainly.co.id

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Tanda, Lebih, Besar,lebih, Kecil, Dengan, Tolong, Brainly.co.id

5/6...1/2 Perbandingan Dari Lebih Besar Lebih Kecil Atau Sama Dengan - Brainly.co.id

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, 5/6...1/2, Perbandingan, Lebih, Besar, Kecil, Dengan, Brainly.co.id

Penyelesaian Pertidaksamaan 1 Min X Per X Lebih Besar Sama Dengan 2 Adalah - Brainly.co.id

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Penyelesaian, Pertidaksamaan, Lebih, Besar, Dengan, Adalah, Brainly.co.id

Lebih Besar Dari Tanda Kurang Dari Tanda Pada Tanda Sama Dengan Tanda Matematika, Lebih Besar Dari Tanda, Sudut, Ampersand Png | PNGEgg

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Lebih, Besar, Tanda, Kurang, Dengan, Matematika,, Tanda,, Sudut,, Ampersand, PNGEgg

Soal Matematika Lebih Besar Lebih Kecil Sama Dengan - Kunci Dunia

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Matematika, Lebih, Besar, Kecil, Dengan, Kunci, Dunia

3 X + 9 Per X Min 2 Lebih Besar Dari Sama Dengan 0 - Brainly.co.id

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Lebih, Besar, Dengan, Brainly.co.id

Soal Matematika Lebih Besar Lebih Kecil Sama Dengan - Kunci Dunia

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Matematika, Lebih, Besar, Kecil, Dengan, Kunci, Dunia

Belajar Matematika: Perbandingan Nilai ("lebih Kecil" / "lebih Besar" / "sama Dengan"), Pengurangan, Dan Penjumlahan Dengan Permainan … | Matematika, Kartu, Belajar

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Belajar, Matematika:, Perbandingan, Nilai, (

Lebih Besar Unduh Gratis - Lebih Besar Dari Tanda Tanda Yang Kurang Tanda Sama Dengan Tanda Clip Art - Lebih Besar Dari Gambar Png

Lebih Besar Sama Dengan : lebih, besar, dengan, Lebih, Besar, Unduh, Gratis, Tanda, Kurang, Dengan, Gambar