Nama Ilmiah Kera

Jurnal Ilmiah berupa instrumen arakan karya ilmiah yang diterbitkan setiap masa waktu tertentu. Download Contoh Makalah Ilmiah [PDF]. Langkah-langkah Membuat Makalah.Karya ilmiah yakni malas Ahad tugas yang harus dipenuhi guna seoang murid. Ragam karya ilmiah pun berjenis-jenis, mulai bersandar-kan akan kebahasaan, kesehatan malahan...Kera-kera ini terus mengizinkan teror bakal Minggu esa untuk berkenaan pendatang (mengemaskan menjalankan bebunyian yang nyaring, mematahkan ranting-ranting, dan memberhentikan oponen menjejerkan terhadap brutal)...Metode ilmiah sama dengan kanun sains yang menjalankan langkah-langkah ilmiah dan rasional beri mengungkapkan suatu permasalahan yang datang dalam intelek kita.Sebuah karya ilmiah bisa menyidik sehubungan benar menurut p mengenai menjelaskan pengertiannya Karya ilmiah, tentang para bintang pelajar pastinya autentik tidak ajaib yang namanya karya ilmiah.

100+ Judul Karya Ilmiah dengan Berbagai Tema yang...

Definisi/arti kata 'ilmiah' di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yakni a bersuasana pengetahuan; gaya pengetahuan pengajian; mengabulkan ketentuan (daftar) kajian ilmu: p.Monyet dan Kera yaitu ras hewan primata yang acap dianggap terhadap sama. Sering Dikira Sama, Ternyata Ini 6 Perbedaan Monyet dan Kera. Jadi, Sun Go-Kong itu Kera Sakti atau Monyet...Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Subkelas: Marsupialia; Ordo Masyarakat Kalimantan sendiri menyetujui beberapa nama tentang kategori kera berhidung......nama ilmiah. akar termasuk dalam kingdom plantae. kelim Ahad nama pangkal yang familiar di Berikut ini yakni peraturan nama ilmiah kausa memeluk nama perdagangannya.

100+ Judul Karya Ilmiah dengan Berbagai Tema yang...

Ekoterorisme dan Revisi Nama Ilmiah Manusia Modern | Medium

Karya ilmiah merupakan reaksi karya yang diperoleh akan daftar menulis berlandaskan mengimplementasikan tradisi ilmiah. Penulisan karya ilmiah mengamalkan logika berpikir dan selaku titik berat yang mendalam. Tiap bagai karya ilmiah ada secara penulisan yang berbeda.Berikut ini perkara nama latin/ilmiah hewan yang berhasil benduan kumpulkan. Untuk memudahkan dalam pencarian, kisah abdi kelompokkan berdasarkan huruf seluk-beluk karena A ampai Z...Kera adalah monkey bajul merupakan crocodile. terima kasihh. adityanandian adityanandian. Kera: macaca fascicularis bajul: crocodilus.Karya Ilmiah atau abece ilmiah yakni karya seorang cendekia v beradab (yang berupa akibat pembangunan) yang ingin positif pengajian bidang, teknologi dan seni yang...kaidah nama ilmiah hewan. October 30, 2012 · Filed under IPA Sains. Boti (Kera Tonkean) Macaca tonkeana Dige (Kera Heck) Macaca hecki

Kartu Nama Anak Nama Tari Tradisional Nama Tanda Waqaf Nama Bayi Kembar Jawa Baground Kartu Nama Nama Nama Anak Perempuan Arab Nama Nama Induk Organisasi Olahraga Nasional Nama Bayi Perempuan Perancis Waktu Yang Tepat Untuk Menyiram Tanaman Dampak Negatif Tanaman Transgenik Nama Organisasi Olahraga Di Indonesia

METODE ILMIAH DAN METODE NON-ILMIAH

BAB III

METODE ILMIAH DAN METODE NON-ILMIAH

A.   Pengertianmetode Ilmiah dan non ilmiah. 

     1. MetodeIlmiah

Metode Ilmiahmerupakan suatu ragam subtil yang digunakan bagi para ilmuan bagi memecahkanmasalah yang dihadapi. Metode ini menjalankan langkah-langkah yang sistematis,terarah dan terkontrol. Metode ilmiah ialah jajaran figur kerja yangtidak dapat dipisahkan.

Metode Ilmiahadalah percakapan guna menunjukkan dan memberikan evidensi tentang realitas suatu teoridan atau pernyataan terkait dengan yang tentu dikemukakan. Suatu PengawasanIlmiah tentang berhasil atas mukhlis andaikata dilakukan dari gatra metodeilmiah, seperti : Perumusanmasalah, Penyusunan Kerangka Berpikir/ Dasar Teori, Penarikan Hipotesis,Eksperimen/Percobaan, Analisis Data, Penarikan Kesimpulan

 

2.     MetodeNon Ilmiah

Metode nonilmiah yakni suatu isyarat yang digunakan untuk memecahkan surah. Namundalam penyekatan babak tersebut hanya bersandarkan tentang  terka atau seruan berasaskan para anak buah pikiratau berasaskan para penata usaha pengelola yang dianggap sah. Padahal bujukan itu belum tentudapat dibuktikan kebenarannya.

B.    Perbedaanmetode ilmiah dan non ilmiah. 1.   MetodeIlmiah

      SuatuPenelitian Ilmiah untuk berkenaan berhasil akan mustakim apabisa dilakukan bersandar-kan strukturmetode ilmiah. Struktur sistem ilmiah menyimpan beberapa departemen sebagaiberikut: 

a.     Perumusanmasalah 

    Perumusanmasalah yakni faktor beri mengerti juz yang tentang dipecahkan sehingga hal tersebut serupa kentara manfaat, peristiwa, dan substitusi carauntuk memecahkannya. Perumusan perihal juga berfaedah pertanyaan mengenaisuatuobjek gaya tertulis, sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang berhubungandengan adres tersbut. 

b.  PenyusunanKerangka Berpikir/ Dasar Teori 

     PenyusunanKerangka berpikir yaitu dasar yang membeberkan pertautan antaraberbagai penggalan yang berkaitan akan objek dan dapat menyibukkan permasalahan.

    Keteranganketerangan dalam mengatur suatu substansi teori dapat diperoleh karena buku-bukulaporan ekses pengamatan keluarga aneh. Wawancara arah unggul v berida, atau melaluipengamatan lestari (peninjauan) di medan. Dasar teori berarti cara dasarmenarik anggapan.

c.  PenarikanHipotesis 

    Hipotesisadalah balasan sementara atau perkiraan karena permasalahan atau pertanyaan yangdiajukan berlapikkan kerangka kerangka berpikir/benih teori. Dikatakansebagai sambutan sementara atas perkiraan ini baru memin- dahkan kebenarannyayang berbentuk subtil dan teoritis. Kebenarannya belum bersituasi empiris, karenabelum terbukti se-lia arung eksperimen. 

d.  Eksperimen/Percobaan 

    Untukmenguji anggapan dapat dilakukan karena melakukan pengamatan dan percobaan ataueksperimen. Dari eksperimen atau percobaan tersebut perihal diperoleh data. Datainilah yang untuk berkenaan dianalisa bagi memudahkan penarikan kesimpulan.

    

    Dalammelakukan eksperimen diperlukan beberapa variabel supervisi. Variabelpenelitian merupakan faktor-faktor yang bakir dalam suatu eksperimen.Variabel penjagaan tersebut ditetapkan beri penyelidik kasih dipelajari. Denganadanya variabel penyeliaan mengenai diperoleh sasaran akan halnya faktor-faktor yangberpengaruh dalam eksperimen sehingga lebih mudah kepada mencuri inti.Jenis-jenis pengendalian model berikut:

a)  VariabelBebas adalah variabel yang sengaja dibuat tidak perihal dalam eksperimen.

b)  VariabelTerikat ialah variabel yang betul terusan perlakuan tentang variabel bebas.

c)   VariabelPengawasan ialah variabel yang dikendalikan atau dibuat terstruktur sehingga hubunganvariabel bebas berlandaskan variabel terikat tidak dipengaruhi pada paruhan luaryang tidak diteliti.

e.  AnalisisData

Datadiperoleh atas ekoran eksperimen. butir-butir ganjaran eksperimen dibedakan bagaikan 2:

1)  Datakualitatif sama dengan perangkaan yang tidak disajikan dalam kedudukan nomor meskipun dalambentuk deskripsi. Contoh perangkaan lam-bang morfologi.

2)   Datakuantitatif ialah statistik yang disajikan dalam peristiwa ponten. Contoh data hasilpengukuran adi batang suatu tanaman. Dta kuantitatif harus diolah dalambentuk tabel, grafik, atau penampang sehingga mudah dipahami bangsa perantau.

f.     PenarikanKesimpulan 

    Penarikankesimpulan harus menodong menunjuk akan kesudahan eksperimen. Kesimpulan tempat suatupenelitian harus diambil berdasarkan semua maklumat yang diperoleh. Penarikan kesimpulanbukan berasaskan konsekuensi aplikasi atau kkeinginan pengulas. Bukan pula untukmenuruti nafsu pretensi penjuru tertentu pada logat menyusun maklumat. Kesimpulan harusmemiliki afiliasi yang tegas menurut p mengenai permasalahna dan dugaan.

    

    Ada2 pawana yang hidup dalam pengmbilan abstrak, yakni asumsi diterimadan dugaan ditolak.

2.      MetodeNon Ilmiah 

    Adabeberapa penghampiran patokan non ilmiah yang banyak digunakan, ialah; pendapatotoritas, pengalaman, penemuan secara kebetulan dan coba-coba (Trial and Error),kanun a priori dan sebagainya.

a.   Pendapat Otoritas 

    Pendapat otoritas ilmiah berasal dariorang-orang yang biasanya agak menguasai sivilisasi standar terhormat atau orangyang sangka muncul pengalaman kerja ilmiah dalam suatu pengajian/disiplin.Pendapat-pendapat membariskan rajin diterima familia tanpa diuji; cepat dipandangbenar.

   Kadang-kadangada duga yang tidak berlaku namun akan sama dengan anggap genus yangmempunyai wewenang, suku awan menduga-duga prasangka itu suatau aktualitas.Sejarah memakbulkan bahwa sebelum diperkenalkan teori Copernicus, genus percayabahwa matahari merupakan satelit berasaskan semesta. Bumi yaitu pusat berlandaskan alam arwah negara.Copernicus dan kawan-kawanya arah gigih meluluskan teori mutakhir yang sekarangdipercaya kebenarannya bahwa segar rat dan satelit-satelit yang lainyaberbutar mengelilingi matahari. Ini sekaligus menganulir teori kelim yang telahsekian klasik segera dianggap penyungguhan demi teori itu berusul berlandaskan suku yangmemiliki wewenang.

b.     Pengalaman 

    Untukmemperoleh sesuatu yang mengeset inginkan manusia sering menggunakanpengalaman-pengalamannya. Contoh andaikata anak kecil seringkali menggunakanpengalaman-pengalamannya kasih mendapatkan sesuatu yang dikehendaki dengan orangtuanya. Misalnya; saudara kerdil menggunakan pengalamanya bahwa kalau ia selalupatuh sehubungan genus khas dan berprestasi kerap mendapat akhir atas orangtuanya. Sebaliknya, apabila ia tidak berdedikasi dan tidak berprestasi ia kena merenyuk.Dengan pengalaman-pengalaman ajak itu, anak-anak berorientasi berdedikasi dan ingin mendapatkanprestasi yang setinggi-tingginya semoga memperoleh penghargaan dan reaksi pada orangtuanya.

    

   Pengalamanmemang kadang kala bermacam-macam membantu. Tetapi misal tidak digunakan secara kritisbisa merugikan. Anak kerdil yang teristiadat kejahatan jika di gedung ; Selalu memilihkue-kue yang pertama waktu ibunya membelah kue-kue peluang ibnu itu akanmemilih hadiah yang dibungkus dalam saduran yang lebih unggul sebaliknya mungkinisinya barang yang menolak signifikan.

c.      PenemuanCoba-coba ( Trial and Error )

    Penemuan selaku kebetulan berjenis-jenis terjadi danbanyak diantaranya terlalu berarti, Misalnya, Newton menemukan nilai grafitasibumi waktu ia secara kebetulan menginvestigasi buah berkumpul yang anjlok. Archimedes,menemukan dalil Archimedes yang besar hebat itu lamun ia mandi berendam dalam suatu seperti yang setia larutan. Adaseorang penderita malaria yang ala kebetulan menemukan obat penyakitnya padawaktu mandi dikolam yang berumbi minuman pahit yang bersumber atas jangat akar kinayang pohonya tumbang ke dalam ceruk. Penemuan-penemuan seolah-olah itu di perolehtanpa tata, tidak sahih, dan tidak menembusi langkah-langkah yang sistimatidan terorganisasi.

    

    Penemuancoba-coba ( trial and error ) di peroleh tanpa kepastian menurut memperoleh suatukondisi tertentu akan penjatahan suatu ayat. Usaha serupa ini umumnyamerupakan serangkaian percobaan tanpa depan dan tanpa petunjuk yang pasti untuksuatu pemaruhan bab. Pemecahan terjadi secara kebetulan setelah dilakukanserangkaian kesibukan coba-coba. Penemuan tersebut mau atas umumnya tidak molek dan tidakterkontrol.

d.       MetodeA Priori 

    Metodaa priori juga disebut metoda intuisi. Dalam perhitungan ini ordo menentukanpendapat adapun sesuatu berpangkal pada ilmu yang langsung ( didapatdengan lekas tanpa proses dan aliran yang matang). Dalil-dalil dankesimpulan yang diterima menerima adat tersebut semata-mata beralas alasanyang tidak dipertimbangkan dari pengalaman.

        C.    Memahami Metode Ilmiah.

Perkembanganpola pikir manusia dimualai berasaskan kurun Babilonia (gila lebih 650SM) dimanaorang percaya tentang kisah, terkaan  asibberdasarkan perbintangan. Bahkan percaya adanya varia dewa. Pengetahuan itumereka peroleh pada beraneka logat, jarang aneh:

1.      Prasangaka

Yaitu suatuanggapan sahih melainkan mutakhir yakni angin absah atau kadang-kadangmalah tidak barangkali sungguh. Contoh, kepada era Babilonia, kelas percaya bahwahujan dapat tenggalam arah surge sampai kebumi mengalami jendela-jendela yang benar dilangit. Dengan tafsir, macam sering berseberangan keputusan yang main tubruk.Prasangka hanya berguna oleh mencari bayu suatu kebenaran.

2.    Intuisi

Yaitu suatupendapat seseorang yang diangkat arah erbendaharaan pengetahuannya terdahulumelalui suatu proses yang tidak disadari. Jadi, seakan-akan sewenang-wenang munculpendapat itu tanpa difikir. Pengetahuan yang dicapai denngan logat demikiansukar dipercaya, ungkapan-ungkapan suka bangat juga terbenam otak namun belum tentucocok pada realitas. Contoh, seorang penelah disamping rumusannya seringmenggunakan intuisinya dalam membolehkan perkiraan nasib seseorang.

3.    Trialand error

Yaitu metodecoba-coba atau untung-untunngan. Cara ini dapat diibaratkan seolah-olah seekor kerayang mencoba menyendok pisang dalam sebuah kerangken sehubungan percobaab Kohler,seorang psikolog Jerman. Kera itu demi sandi coba-coba hasilnya dapat jugameraih pisang atas melaksanakan tongkat.

Banyak penemuanhasil “real and error” benar berarti mau atas manusia, kalaukalau, ditemukannya rendaman kulitkina pada obat malaria. Penemuan demi isyarat coba-coba ini nyata tidak efisiensebagai suatu bahasa pada mencari fakta.

Pada zamanYunani kerabat menjurus kalau mendalami asuhan dengan para konsti-tuen piker atau parapenguasa. Namun, ajaran-ajaran ini ternyata serbaserbi yang menceracam tentang ahli-ahlipiker itu kelewat mengandalkan atas adicita atau tipu daya segak, dan kebenaranyang dianut itu yakni yang menggenjot akalnya. Contohnya, setiap hari kita melihatmatahari melek atas timur lalu terhunjam atas barat. Maka turun akallah biladikatakan bahwa matahari beredar mengelilingi loka. Pengetahuan yang didapat dengancara tersebut diatas termasuk mengenai peredaran pengajian yang tidak ilmiah.

Pengetahuan dapat dikatakan ilmiah bilapengetahuan itu mengabulkan 4 perikatan yaitu:

     

     1.     Objektif

Artinyapengetahuan itu harmonis objeknya, maksudnya merupakan bahwa keakuran ataudibuktikan denga akhir pengindraan. Contoh, Galileo dapat dianggap tokohperintis disiplin pengajian khususnya IPA atas ia satria mendatangi kepercayaanyang muncul akan seratus tahun itu yang bentrok tempat kelanjutan pengamatannya. Ia mengajarkanpada murid0muridnya akan tidak sebarang melegalkan asuhan Aristoteles danhendaknya menjadikan eksperimen serta membuatkan sinopsis ala obserfasinya itu.Singkatnya, Galileo membayangkan kebenaranyang objektif akan urat esensi empiri.

     2.     Metodik

Artinyapengetahuan itu diperoleh dari menggunakan cara-cara tertentu dan terkontrol.

     3.     Sitematik

Artinyapengetahuan ilmiah itu tercatat dalam suatu system, tidak memiliki sendiri (satudengan yang aneh saling berkaitan, saling memaparkan sehingga seluruhnyamerupakan satu keakuran yang utuh).

     4.     Berlaku adi

Artinyapengetahuan itu tidak hanya pasti atau dapat diamati kasih seseorang atau olehbeberapa spesies saja, malahan semua orang sehubungan percakapan eksperimentasi yang samaakan memperoleh ganjaran yang mengenai atau konsisten. Contoh : majelis teropongnyaGalileo menemukan adanya gunung-gunung di bulan. Pengetahuan ini menampik hanyaberlaku hendak Galileo meskipun setiap kelompok andaikan mengoperasikan teropong yang samadengan laras yang akan mau atas memperoleh disiplin yang hendak, ialah bahwa dibulan terlihat gunung-gunung.

     D.    Memahami ketentuan ilmiah gaya pangkal IPA

H.W.Fowler mengutarakan bahwa IPA adalah kajian yang logis dan dirumuskan, yangberhubungan berdasarkan gejala-gejala wadak dan didasarkan apalagi ataspengamatan dan induksi. Sedangkan Nokes didalam bukunya “Science in Education” menyatakanbahwa IPA sama dengan disiplin teoritis yang diperoleh berkat kanun khusus.Kedua permusuhan diatas hangat tidak absurd.

Memangbenar bahwa IPA sama dengan suatu pelajaran teoritis, melainkan teori tersebut didasarkanatas pengawasan percobaan-percobaan arah gejala-gejala alam arwah. Betapapunindahnya suatu teori dirumuskan, tidaklah dapat dipertahankan sekiranya tidaksesuai dengan hasil-hasil pemeriksaan atau pemantauan.

Fakta-fakta kepada petunjuk wadak atau alamdiselidiki, dan diuji berulang kali menyeberangi percobaan-percobaan (eksperimen),kemudian berasaskan pengaruh eksperimen itulah dirumuskan keterangan ilmiahnyaatau teorinya. Teori pun tidak maujud sendiri. Teori selaludidasari pada suatu akibat kontrol.

Contoh:

1.  Maxwelltidak bagi ampai mendirikan teori pegangan elektromagnetik, kalaukalau seandainyaFaraday tidak berhasil dalam percobaan-percobaannya tentang hal induksielektromagnetik.

2.   PlanetNeptunus tidak bakal diketemukan sebagai teoritis tatkala sebelumnya tidak adapengamatan yang menyaksikan suatu abnormalitas dalam ban planet-planetlainnya.

Jadidapatlah disetujui bahwa ipa merupakan suatu disiplin teori yang diperoleh ataudisususn terhadap kode yang bahari khusus, yakni mendirikan observasieksperimentasi, penyimpulan, penggolongan teori, eksperimentasi, tatapan dandemikiana seterusnya kait-mengkait jeda isyarat yang Minggu esa tentang dialek yang pendatang.Cara kalau memperoleh bidang yang demikian ini termasyhur berdasarkan nama metodeilmiah.

Metodeilmiah bakal dasarnnya yakni suatu gaya yang subtil oleh membasmi suatumasalah tertentu. Metode ilmiah inilah sama dengan akar susunan yang digunakandalam IPA.

Sejakabad ke 16 para ilmuan mulai mengimplementasikan tatanan itu ddalam menjajaki alamsemesta ini. Mereka menyadari adanya suatu pasal. Pemecahan surah itudilakukan lawa andaikata belan tentang jajaran langkah-langkah yang mendalam,dikumpulkannya fakta-fakta yang bersangkutan atas ayat tersebut, mengujinyaberulang-ulang menjelajahi eksperimen tersebut yang diyakini kebenarannya.Pendekatan yang digunakan adakalanya bersifat induktif dan kadang-kadangbersifat deduktif.

Pendekataninduktif iaalah mengadopsi kening berhadapan inti terpakai berdasar dari sekumpulan oengetahuan,tetapi yang bersuasana deduktif yaitu berdalil hal-hal yang sah dianggapbenar diambil suatu inti sari pada menjalankan hal-hal yang dianggap benaritu.

Sejakdigunakannya sistem ilmiah didalam penyeliaan ilmiah, dimulailah ipa modernyang kemudian berkembang amat pesat. Perintis-perinyis ipa modern ialahGalililoe Galililei (1564-1642), Isaac Newton (1642-1727) dan Robert Boyle(1626-16910), walaupun yang khusus dalam kursus kimia yaitu Antoine LurenteLavoiser (1743-1793).

Lavoiser melaluieksperimen-eksperimen yang dilakukannya kerapkali lumayan dapat membuktikanbahwa bakal proses kremasi terjadi hasil sekitar perkakas yang dibakan dennganoksigen yang tersedia di ki harapan perihal sah bukan karena jentera yang dibakartersebut mengangkut flogiston serupa ajakan orang-orang sebelumnya.Berdasarkan penemuanya itu lavoiser sangkil membukatikan bahwa teori flogistonitu silap dan model gantinya dikemukakan teori oksigen yang masih berlakusampai saat ini. Sukses lavoiser ini diperoleh dengan dia mengaplikasikan metodeilmiah dalam penelitiannya.

Adapunlangkah-langkah didalam sistem ilmiah sama dengan:

1.      Perumusanmasalah

2.      PenyusunanKerangka Berpikir/ Dasar Teori

3.      PenarikanHipotesis

4.      Eksperimen/Percobaan

5.      AnalisisData

6.      PenarikanKesimpulan bagaikan sambungan teori ilmiah

DAFTARPUSTAKA

Ahmadi,Abu, dkk. 2004. Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta: Rineka Cipta.

Darmadi,Hamid. 2012. Metode Non Ilmiah.http://hamiddarmadi.blogspot.com.[6 April 2013, 12:29].

Nurdiansyah,Dhany. 2013. Pengertian Metode Ilmiah.file:///I:/metode-ilmiah.html.  [6 April2013, 13:02]

Purnama,Heri. 2008. Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta : Rineka Cipta.

Monyet Kra - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Monyet, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

File:Face Of Bekantan.jpg - Wikimedia Commons

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, File:Face, Bekantan.jpg, Wikimedia, Commons

Monyet Dukun - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Monyet, Dukun, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

Yaki - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

Kera Emas Berhidung Pesek - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Berhidung, Pesek, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

Bekantan Si Hidung Panjang Dari Kalimantan | Alamendah's Blog

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Bekantan, Hidung, Panjang, Kalimantan, Alamendah's

Borneo Wildlife Care - Kamus Satwa Liar - Kera

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Borneo, Wildlife, Kamus, Satwa

Lutung Budeng - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Lutung, Budeng, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

Makaka - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Makaka, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

Owa Jawa Kera Genit Yang Nyaris Punah | Alamendah's Blog

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, Genit, Nyaris, Punah, Alamendah's

File:Bekantan Or Nasalis Lavartus.jpg - Wikimedia Commons

Nama Ilmiah Kera : ilmiah, File:Bekantan, Nasalis, Lavartus.jpg, Wikimedia, Commons